3 Tanda Bahaya, Gejala dan Patokan Kandungan Kafein di Dalam Tubuh sudah Berlebihan

3 Tanda Bahaya, Gejala dan Patokan Kandungan Kafein di Dalam Tubuh sudah Berlebihan ~ Kafein merupakan senyawa kimia berupa alkaloid xantin yang paling sering kita dapatkan dari beberapa jenis minuman atau makanan dengan bahan tertentu.

3 Tanda Bahaya, Gejala dan Patokan Kandungan Kafein di Dalam Tubuh sudah Berlebihan

Apa itu alkaloid xantin?

Alkaloid xantin adalah senyawa yang dihasilkan oleh tanaman dengan tujuan untuk melawan penyakit atau hewan yang menyerang bagian tubuh tanaman itu sendiri.

Jadi, dengan kandungan alkaloid xantion di dalam kafein bisa menjadi racun bagi serangga atau penyakit yang menyerang tanaman. Bagaimana dengan manusia? Jika manusia mengkonsumsi zat kafein dari bagian tanaman atau buah tertentu dapat meningkatkan efek pada sistem syaraf. Tidak hanya itu, kandungan kafein juga dipercaya menimbulkan efek positif dan negatif terhadap kesehatan manusia. Hingga saat ini terdapat sekitar 60 jenis tanaman yang memiliki kandungan kafein salah satu contoh tanaman yang populer yaitu kopi dan teh.

Sumber Kafein yang Bisa Ditemukan Sehari-hari

Berikut daftar 10 sumber kafein yang bisa ditemukan sehari-hari:

  • Kopi
  • Coklat
  • Teh
  • Minuman Bersoda
  • Pil Diet
  • Es Krim
  • Minuman Berenergi
  • Minuman Berenergi Mengandung Alkohol
  • Permen / Semprotan Penyegar Nafas
  • Obat Penghilang Sakit/Nyeri

Meneruskan salah satu poin penting pembahasan diatas, kafein dipercaya menimbulkan efek positif dan negatif terhadap kesehatan manusia. Salah satu efek positif yang mungkin sering dimanfaatkan yaitu menjadi minuman “penyelamat” di kala kantuk dan bosan melanda. Namun, akan menjadi efek negatif dan berbahaya jika dikonsumsi dengan berlebihan.

Tanda Jika Kandungan Kafein sudah Berlebih Di Dalam Tubuh

Dilansir dari liputan6.com dan Times of India, terdapat 5 tanda dan patokan kandungan kafein sudah berlebihan di dalam tubuh. Apa saja itu? Berikut ulasan singkatnya yang mungkin bermanfaat untuk Anda.

Gelisah dan Sedikit Kejang

Sumber Kafein yang Bisa Ditemukan Sehari-hari

Salah satu pertanda untuk berhenti mengkonsumsi kafein yaitu gelisah dan sedikit kejang. Jika Anda merasakan gejala2 tersebut mungkin sebaiknya mengurangi atau berhenti mengonsumsi kafein terlebih dahulu. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan Anda bisa memeriksa kondisi kesehatan ke rumah sakit dan sering-sering berolahraga.

Detak Jantung Meningkat

Tanda Jika Kandungan Kafein sudah Berlebih Di Dalam Tubuh

Detak jantung yang meningkat bisa menjadi salah satu gejala dan tanda kandungan kafein sudah berlebihan di dalam tubuh. Akan sangat berbahaya jika Anda memiliki riwayat kesehatan jantung yang buruk, sangat disarankan untuk menghindari dan berhenti mengonsumsi kafein secara berlebihan. Sering berolahraga dan memerika kesehatan jantung ke rumah sakit bisa menjadi opsi yang tepat agar detak jantung normal kembali. Jika anda tidak memperdulikan tanda-tanda ini, beresiko hal terburuk terjadi yaitu serangan jantung

Mual, Pusing, Berkeringat dan Muntah

Mual, Pusing, Berkeringat dan Muntah

Kelebihan kafein di dalam tubuh juga bisa ditandai dengan beberapa gejala seperti mual, pusing, berkeringat dan muntah. Gejala-gejala seperti ini mungkin sering kalian alami ketika diserang virus dan sejenisnya. Namun jangan salah, aktivitas mengonsumsi kafein yang tidak wajar atau berlebihan mungkin saja menjadi penyebab utama mual, pusing, berkeringat dan muntah. Oleh karena itu, konsumsilah makanan dan minuman dengan wajar sesuai porsi tubuh. Toleransi orang akan kafein sendiri berbeda-beda. Berdasarkan data USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat), Anda tidak boleh mengkonsumsi kafein lebih dari 400 miligram/hari. Tidak hanya kopi namun juga minuman dan makanan yang lainnya.

Waspada juga terhadap teh dan minuman berenergi dikonsumsi dalam waktu singkat. Produk-produk tersebut juga mengandung kafein yang bisa merusak tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Minumlah sebotol air untuk membantu menghilangkan kafein berlebih dari sistem tubuh dan membantu mengurangi beberapa gejala dan konsumsi makanan yang kaya akan potasium dan magnesium. Untuk lebih lengkapnya silahkan bertanya atau mencari informasi kesehatan seputar kafein di rumah sakit atau di instansi terkait.

Semoga bermanfaat!

Klik (X) untuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×