Contoh Industri Yang Menggunakan Katalis Dalam Proses Produksinya

Halo sobat, pada kesempatan ini admin akan memberikan Contoh Industri Yang Menggunakan Katalis Dalam Proses Produksinya. Isilah katalis indsutri ini akan kalian temukan pada materi kimia kelas XI (11) SMA/MA. Ada banyak sekali industri atau perusahaan yang menggunakan katalis untuk dijadikan sebagai bahan produksinya, untuk itu admin akan memberikan beberapa contoh perusahaan industri yang menggunakan bahan katalis untuk bahan produksi tersebut.

Apa itu katalis

Katalis adalah sebuah zat yang memiliki fungsi untuk meningkatkan kecepatan laju reaksi kimia terhadap suhu yang tidak menentu tanpa mengalami perubahan maupun terpakai oleh reaksi itu sendiri. Sebuah katalis memiliki fungsi dalam reaksi namun bukan sebagai pereaksi maupun produk.

Katalis sangat penting digunakan dalam industri. Kebanyakan industri kimia menggunakan katalis dalam proses produksinya. Berikut ini 2 contoh industri yang menggunakan katalis dalam proses produksinya materi kimia kelas 2 (XI) SMA dan MA yang akan kita pelajari.

Contoh Industri yang Menggunakan Katalis

Industri Amonia

Bahan dasar amonia adalah nitrogen yang tersedia melimpah di udara. Bahkan, nitrogen merupakan gas yang paling banyak di atmosfer, yaitu kira-kira 78%. Walaupun demikian, nitrogen sukar bereaksi sehingga senyawanya tidak banyak ditemukan di alam. Satu-satunya senyawa nitrogen yang ada di alam adalah sendawa chili (NaNO3).

Di sisi lain, permintaan terhadap senyawa nitrogen semakin hari semakin tinggi, senyawa nitrogen biasanya digunakan untuk industri pupuk dan bahan peledak. Karena hal itulah, sintesis senyawa nitrogen adalah suatu proses yang sangat penting untuk dilakukan dan diterapkan. Senyawa nitrogen yang paling penting adalah amonia yang merupakan hasil reaksi antara nitrogen dan hidrogen. Selanjutnya, amonia dapat diubah menjadi senyawa nitrogen yang lain, misalnya asam nitrat dan garamnya.

Dasar teori sintesis amonia dikemukakan oleh Fritz Haber (1908). Secara laboratoris,Fritz dapat memproduksi 1 kg amonia perhari. Namun, produksi itu belum dapat mencukupi keperluan. Oleh karena itu, dikembangkanlah usaha untuk memperoduksi amonia yang lebih banyak. Untuk itu, perlu diusahakan suatu kondisi dan katalis yang sesuai. Usaha itu dipimpin oleh Carl Bosch di Badishe Anilin un Soda Fabrik (BASF). Oleh karena itu itu, proses pembuatan amonia dikenal dengan nama proses Haber-Bosch. Pada tahun 1913, terwujudlah pabrik yang mampu memproduksi amonia 30.000 kg per hari. Usaha itu terus dikembangkan sehingga sekarang dapat memproduksi 50 kali lebih besar.

Beberapa data mengenai reaksi sintesis amonia adalah:

N2(g) + 3 H2(g) ß-à 2NH3(g)

Pada 25 C, ∆H = -92,38 kJ/mol

Pada proses Haber-Bosch, digunakan katalis besi dengan campuran Al2O3,MgO,CaO,dan K2O. Uraian lebih lengkap mengenai proses Haber-Bosch akan Anda pelajari pada Bab Kesetimbangan Kimia.

Fritz Haber merupakan ahli kimia jerman, penemu proses pembuatan amonia (1908), pemenang hadiah nobel (1918), guru besar, dan direktur institut. Haber juga menemukan peluit gas yang berguna untuk memberitahu para pekerja tambang jika ada gas yang meledak. Nama Haber biasanya dikaitkan dengan nama Bosch dalam proses “Haber Bosch”, yaitu proses pembuatan amonia.

Industri Asam Nitrat

Asam nitrat merupakan salah satu asam anorganik yang sangat penting. Asam nitrat digunakan untuk membuat pupuk, pewarna obat-obatan, dan bahan peledak. Asam nitrat dibuat dari amonia dan oksigen dengan cara dipanaskan pada temperatur sekitar 800 C dengan katalis platinum-rodium. Metode yang sering digunakan untuk membuat asam nitrat adalah proses Ostwald. Berikut ini adalah persamaan reaksi tahap-tahap pembuatan asam nitrat.

4 NH3(g) + 5 O2(g) –à 4 NO(g) + 6 H2O(g)

2 NO(g) + O2(g) –à 2 NO2(g)(tanpa katalis)

2 NO2(g) + H2O(l) –à HNO3(aq) + HNO3(aq)

3 HNO2(aq) –à HNO3(aq) + H2O(l) + 2 NO(g)

Deskripsi: Katalis sangat penting digunakan dalam industri. Kebanyakan industri kimia menggunakan katalis dalam proses produksinya. Berikut ini 2 contoh industri yang menggunakan katalis dalam proses produksinya materi kimia kelas 2 (XI) SMA dan MA yang akan kita pelajari.