Fungsi Kalenjar Hipofisis, Letak, Bagian, Beserta Gambarnya

Kalenjar Hipofisis adalam materi pelajaran Biologi yang akan kita bahas kali ini. Adapun yang akan dijelaskan adalah kalenjar hipofisis dan fungsinya, lalu juga pengertian, bagian-bagian yang ada pada kalenjar hipofisis. Selain dari teori-teori tersebut, pada halaman kalian akan menemukan gambar dari hipofisis. Jadi langsung saja kita simak materinya berikut ini.

Kalenjar Hipofisis

Kelenjar hipofisis merupakan salah satu kelenjar yang mempengaruhi sistem hormon pada manusia. Hormon sendiri merupakan bahan kimia yang berjalan melalui aliran darah diproduksi oleh kelenjar endoktrin dalam tubuh kemudian disalurkan pada aliran darah. Berikut ini pengertian dan fungsi lengkap sistem hormon kelenjar hipofisisi materi biologi kelas 11 (IX) yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

Pengertian Kelenjar Hipofisis

Kelenjar hipofisis atau yang sering disebut sebagai pituitari adalah kelenjar endoktrin berukuran seperti kacang (penghasil hormon) memiliki berat kira-kira 0,5 g yang letaknya terjepit di antara saraf optik pada manusia, lebih tepatnya bagian bawah tengkorak.

Fungsi Kalenjar Hipofisis, Letak, Bagian, Beserta Gambarnya

Gambar Kalenjar Hipofisis

Kelenjar pituitari juga disebut sebagai master gland (master kelenjar) karena dapat menyampaikan pesan dari otak dan memanfaatkan pesan-pesan tersebut untuk memproduksi hormon yang mengaktifkan semua kelenjar hormon lain dan mempengaruhi berbagai bagian tubuh untuk menghasilkan hormon mereka sendiri.

Master kelenjar mengontrol fungsi kelenjar endokrin lainnya, produksi urine, aktivitas tiroid, produksi testosteron pada laki-laki dan ovulasi, suhu, ovulasi, pertumbuhan selama masa awal kelahiran dan estrogen pada wanita produksi.

Untuk mengatur homeostasis, kelenjar pituitari melakukan proses sekresi 9 hormon baik tertutup maupun terbuka yang mengatur dan mempertahankan kondisi lingkungan internal yang konstan dan stabil.

3 Bagian Kelenjar Hipofisis 

  1. Hipofisis anterior / Adenohypophysis

Hipofisis anterior (atau depan) memproduksi hormon yang mempengaruhi ovarium, testis, adrena, payudara dan tiroid, di samping beberapa hormon lainnya. Hipofisis anterior melakukan sintesis dan mengeluarkan hormon endokrin penting, meliputi:

  • Hormon adrenokortikotropik (ACTH) – Target utama kelenjar adrenal.
  • Thyroid-stimulating hormone (TSH) – Target utama kelenjar tiroid.
  • Follicle-stimulating hormone (FSH) – Target utama ovarium pada wanita.
  • Luteinizing hormone (LH) – Target utama ovarium dan testis.
  • Hormon pertumbuhan (GH) – Target utama massa otot dan massa tulang untuk pertumbuhan manusia.
  • Hormon Releasing Hormone (GHRH) – Melepaskan hormon.
  • Prolaktin – Target utama jaringan payudara.

Hormon-hormon tersebut dilepaskan dari hipofisis anterior di bawah pengaruh hipotalamus. Melalui sistem portal hipotalamus-hypophysial yakni cara yang unik dari sistem kapiler khusus, hormon hipotalamus disekresikan ke lobus anterior.

  1. Lobus intermedia

Lobus intermedia (atau tengah) merupakan lapisan tipis sel antara hipofisis anterior dan posterior pada manusia dewasa. Lobus intermedia memproduksi hormon melanocyte-stimulating hormone (MSH), yang berguna untuk mengendalikan pigmentasi kulit.

  1. Hipofisis Posterior / Neurohypophysis

Hipofisis Posterior (atau belakang) memproduksi hormon yang mempengaruhi ginjal. Hipofisis Posterior mendapat sinyal dari otak melalui ‘neuron magnoselular’. Hipofisis Posterior menyimpan kelenjar dan melepaskan hormon, meliputi:

  • Oksitosin – Target utama rahim dan kelenjar susu.
  • Hormon antidiuretik (ADH) – Target utama ginjal dan pembuluh darah.

Kelanjar anterior dan posterior secara fungsional berhubungan dengan hipotalamus, bagian dari otak yang memiliki sejumlah inti kecil dengan berbagai fungsi.

Fungsi Kelenjar Hipofisis

  • Perubahan makanan menjadi energi (metabolisme)
  • Pengaturan suhu.
  • Produksi ASI
  • Fungsi kelenjar tiroid
  • Beberapa tahap persalinan dan kehamilan termasuk stimulasi kontraksi uterus saat melahirkan.
  • Kontrol reabsorpsi air oleh ginjal sebagai cara menjaga keseimbangan air.
  • Pertumbuhan fisik pada manusia
  • Air dan osmolaritas regulasi dalam tubuh
  • Fungsi organ seks pada pria dan wanita
  • Tekanan darah

Itulah Pengertian, Bagian dan Fungsi Lengkap Sistem Hormon Kelenjar Hipofisis Materi Biologi Kelas 11 (IX) SMA dan MA yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber. Untuk mendapatkan informasi seputar sistem hormon dan materi biologi lainnya ikuti terus website ini ya.

Semoga Bermanfaat!