SINTESIS PROTEIN : Pengertian, Komponen, dan Tahapan dalam Proses Sintesis Protein

Materi Biologi Kelas XII SMA Sintesis Protein Lengkap, itulah yang akan kita bahas kali ini. Diantaranya yang akan kita jelaskan dari sintesis protein yaitu Pengertian, Komponen yang berperan, dan Tahapan dalam Proses Sintesis Protein. DNA memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan sifat melalui proses sintesis. Di sini, akan dibahas mengenai pengertian sintesis protein, tahapan sintesis protein, komponen apa saja yang berperan dalam sintesis protein, serta peran DNA dan RNA dalam sintesis protein.

  1. Pengertian Sintesis Protein

Sintesis merupakan sebuah proses yang bersifat komplek, termasuk didalamnya dalamnya penerjemahan kode-kode pada RNA menjadi polipeptida. Sederhananya, Sintesis protein adalah proses penerjemahan gen menjadi urutan asam amino yang akan disintesis menjadi polipeptida. Polipeptida yang terbentuk dari sintesis protein itulah yang akan menentukan sifat pada suatu individu. (Suwarno)

  1. Komponen yang berperan dalam sintesis protein

Sintesis protein selain melibatkan DNA dan RNA dalam prosesnya, juga membutuhkan bahan dasar berupa asam amino yang akan berlangsung di dalam ribosom, sementara pengaturan sintesis protein akan dilakukan oleh DNA di dalam inti. Sehingga komponen yang berperan dalam sintesis protein adalah DNA, RNA, asam amino, ribosom dan enzim.

  1. Peran DNA dan RNA dalam proses sintesis protein
  2. Replika DNA membentuk DNA baru
  3. Transkripsi DNA membuat cetakan mRNA.
  4. Translasi sandi dari cetakan mRNA ke sekuen asam amino yang spesifik suatu protein.
  5. Tahapan sintesis Protein

Ada dua tahapan dalam proses sintesis protein.

  1. Transkripsi

Transkripsi adalah tahapan pertama dalam proses sintesis protein dimana kode genetik dalam DNA disalin dan menghasilkan suatu rantai molekul RNA. Sederhananya, transkripsi adalah pencetakan mRNA oleh DNA (DNA sense/rantai cetakan) dengan menggunakan enzim RNA polimerase. Tahapan ini berlangsung di dalam inti sel.

Transkripsi terdiri atas 3 tahap. Yaitu inisiasi (permulaan), elongasi (pemanjangan) dan terminasi (pengakhiran).

Adanya enzim RNA polimerase akan membuat pita double helix membuka sebagian. Dimana pita DNA yang memiliki kegunaan untuk pencetakan RNA disebut pita template atau sense (kodogen), dan pita DNA yang tidak mencetakan RNA disebut pita antisense. Pada pita template, pita RNA akan dibentuk dengan urutan basa nitrogennya komplementer dengan basa nitrogen yang ada pada pita cetakan DNA.

Setelah penyusunan mRNA sudah jadi, maka pita RNA akan meninggalkan inti sel menuju ribosom dengan menempatkan diri pada leher ribosom. Di sinilah RNA akan bersiap untuk terlibat dalam proses sintesis protein berikutnya, yakni translasi.

  1. Translasi

Kode pada mRNA akan terbaca oleh ribosom dengan bantuan tRNA yang terdapat dalam sitoplasma. tRNA akan datang untuk membawa asam amino yang sesuai dengan kode yang dibawa mRNA. Kemudian bagian antikodon tRNA akan tergabung dengan tiga basa pada pita mRNA yang disebut kodon. Misal AUG pada kodon mRNA berpasangan dengan UAC pada antikodon tRNA, sehingga asam amino diikat oleh tRNA adalah metionin. Dengan demikian, nama asam amino merupakan terjemahan dari basa-basa nitrogen yang ada pada mRNA.

Asam amino akan berjajar-jajar dalam urutan yang sesuai dengan kodenya. Kemudian terbentuklah protein yang berfungsi sebagai enzim dalam mengatur metabolisme sel dan reproduksi.

Untuk lebih jelasnya mengenai proses sintesis protein, perhatikan gambar berikut.

Jumlah asam amino hanya terdiri dari 20 macam, dengan satu asam amino yang dapat dikodekan oleh lebih dari satu kodon. Sebagian besar asam amino memiliki kodon sinonimus yaitu beberapa kodon yang mengkode asam amino yang sama, hanya metionin dan triptofan yang memiliki kodon tunggal. Perhatikan tabel berikut.

Untuk mengetahui pembentukan asam amino melalui kode basa, perhatikan tabel berikut.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Deskripsi: Setelah mempelajari materi DNA, maka akan dilanjutkan dengan materi sintesis protein. DNA memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan sifat melalui proses sintesis. Di sini, akan dibahas mengenai pengertian sintesis protein, tahapan sintesis protein, komponen apa saja yang berperan dalam sintesis protein, serta peran DNA dan RNA dalam sintesis protein.

Klik (X) untuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×