3 Contoh Teks Cerita Sejarah dan Strukturnya

Halo semua, pada kesempatan ini admin akan memberikan kalian 3 contoh teks cerita sejarah lengkap dengan strukturnya. Selain itu contoh teks cerita sejarah ini juga sudah sesuai dengan kaidah 5W+1H. Seperti sudah kita ketahui bahwa teks cerita sejarah adalah teks yang didalamnya menceritakan dan menjelaskan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang pernah terjadi  yang memiliki nilai sejarah.

contoh teks cerita sejarah dan strukturnya


Struktur Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah dibangun oleh 3 struktur, diantaranya yaitu sebagai berikut.
1. Orientasi, merupakan bagian awal (pengenalan) dari sebuah teks cerita sejarah.
2. Urutan Peristiwa, adalah rekaman peristiwa sejarah yang pernah terjadi. Urutan peristiwa ini biasanya disampaikan secara kronologis (berurutan).
3. Reorientasi, merupakan bagian yang biasanya berisi opini atau komentar dari penulis tentang peristiwa sejarah yang diceritakan di dalam teks. Bagian ini hanyalah “opsi:, artinya boleh ada ataupun tidak.

Teks Cerita Sejarah 1

Tsunami Aceh
Orientasi
Peristiwa yang sangat memilukan terjadi di bumi serambi Mekkah Aceh. Gempa bumi dan Tsunami Aceh pada hari Minggu pagi, 26 Desember 2004. Kurang lebih 500.000 nyawa melayang dalam sekejab di seluruh tepian dunia yang berbatasan langsung dengan samudra Hindia. Di daerah Aceh merupakan korban jiwa terbesar di dunia dan ribuan banguan hancur lebur, ribuan pula mayat hilang dan tidak di temukan dan ribuan pula mayat yang di kuburkan secara masal.


Urutan Peristiwa
Gempa terjadi pada waktu tepatnya jam 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3.316° N 95.854° E kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa Bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Kepanikan ini terjadi dalam durasi yang tercatat paling lama dalam sejarah kegempaan bumi, yaitu sekitar 500-600 detik (sekitar 10 menit). Beberapa pakar gempa mengatakan menganalogikan kekuatan gempa ini, mampu membuat seluruh bola Bumi bergetar dengan amplitude getaran diatas 1 cm. Gempa yang berpusat di tengah samudera Indonesia ini, juga memicu beberapa gempa bumi diberbagai tempat didunia.

Gempa yang mengakibatkan tsunami menyebabkan sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara. Ombak tsunami setinggi 9 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar.

Kekuatan gempa pada awalnya dilaporkan mencapai magnitude 9.0. Pada Februari 2005 dilaporkan gempa berkekuatan magnitude 9.3. Meskipun Pacific Tsunami Warning Center telah menyetujui angka tersebut. Namun, United States Geological Survey menetapkan magnitude 9.2. atau bila menggunakan satuan seismik momen (Mw) sebesar 9.3.

Kecepatan rupture diperkirakan sebesar 2.5km/detik ke arah antara utara – barat laut dengan panjang antara 1200 hingga 1300 km. Menurut Koordinator Bantuan Darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jan Egeland, jumlah korban tewas akibat badai tsunami di 13 negara (hingga minggu 2/1/2005) mencapai 127.672 orang.

Namun jumlah korban tewas di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Afrika Timur yang sebenarnya tidak akan pernah bisa diketahui, diperkirakan sedikitnya 150.000 orang. PBB memperkirakan sebagian besar dari korban tewas tambahan berada di Indonesia. Pasalnya, sebagian besar bantuan kemanusiaan terhambat masuk karena masih banyak daerah yang terisolir.

Sementara itu data jumlah korban tewas di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara menurut Departemen Sosial RI (11/1/2005) adalah 105.262 orang. Sedangkan menurut kantor berita Reuters, jumlah korban Tsunami diperkirakan sebanyak 168.183 jiwa dengan korban paling banyak diderita Indonesia, 115.229 (per Minggu 16/1/2005). Sedangkan total luka-luka sebanyak 124.057 orang, diperkirakan 100.000 diantaranya dialami rakyat Aceh.

Menurut U.S. Geological Survey korban tewas mencapai 283.100, 14.000 orang hilang dan 1,126,900 kehilangan tempat tinggal. Menurut PBB, korban 229.826 orang hilang dan 186.983 tewas. Tsunami Samudra Hindia menjadi gempa dan Tsunami terburuk 10 tahun terakhir.

Di Indonesia, gempa dan tsunami menelan lebih dari 126.000 korban jiwa. Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama di Meulaboh dan Banda Aceh di ujung Sumatera. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak terkena tsunami. Tetapi, kebanyakan korban disebabkan oleh tsunami yang menghantam pantai barat Aceh.

Pemerintahan daerah Aceh lumpuh total, saat terjadi gempa bumi dan Tsunami Aceh, kebetulan di Jakarta sendiri sedang di adakan acara Halal Bi Halal masyarakat Aceh pasca menyambut lebaran Idul Fitri. Gempa Bumi yang terjadi pada jam 08:00 WIB dengan 9 Skala Richter Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa Bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Tepat jam 09:00 WIB satu persatu masyarakat Aceh yang hadir di Istora Jakarta panik karena hubungan telepon seluler ke Aceh putus total, mata mereka pada berkaca-kaca.

Reorientasi
Peristiwa ini merupakan salahsatu peristiwa yang sangat mengenaskan dan paling banyak memakan korban yang pernah terjadi di Indonesia. Semoga kejadian ini tidak terjadi kembali di negri kita yang tercinta ini.


Teks Cerita Sejarah 2


Kemerdekaan Indonesia

Orientasi
Berawal dari pecahnya “Perang Asia Timur Raya “ , dan Amerika menyatakan perang kepada Jepang karena serbuan tentara Jepang di Pusat Pertahanan Amerika Serikat “Pearl Harbour” pada tgl 8 Desember 1941. Tentara Jepang dengan Angkatan Laut dan Angkatan Udaranya semakin agresif beraksi mendarat di wilayah Indocina ,Filipina , Malaya dan Indonesia. Pemerintah Hindia Belanda ikut ikutan Sekutu menyatakan perang dengan Jepang. Jepang mendarat ke Indonesia dengan tujuan melumpuhkan pasukan Belanda .Pendaratan pertama tentara Jepang di Tarakan kemudian merambah ke daerah Balik Papan,Manado, Ambon, Makasar, Pontianak dan Palembang. Daerah daerah di Jawa juga dikuasainya ,pada tgl 1 Maret 1942 ,Jepang mendarat di BAnten, Indramayu dan Rembang. Wilayahnya semakin meluas dengan dikuasainya Batavia tgl 5 Maret 1942 , dan semakin merajalela ke wilayah Surakarta, Cikampek, Semarang dan Surabaya . Belanda semakin terdesak dengan penyerangan Jepang dan Ooh akhirnya Pemeritah Hindia Belanda menyatakan “menyerah tanpa syarat”.

Urutan Peristiwa
Masyarakat Indonesia pada awalnya menyambut dengan ramah kedatangan militer Jepang , dapat dilihat dari sikap kooperatif tokoh tokoh Nasional kita Ir. Soekarno dan Moh Hatta. Pemerintahan Jepang mulai aktif merangkul rakyat dengan pembentukan organiasasi masyarakat , yang sebenarnya “ada udang di balik batu” sebenarnya dibalik itu untuk kepentingan Jepang di Perang Dunia II. Organisasi itu antara lain :Gerakan Tiga A, Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), Jawa Hokokai, Seinendan, Keibodan, Fujinkai, Heiho, MIAI, Pembentukan BPUPKI.

BPUPKI(Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan RI) dibentuk pada th 1943 dibawah pemerintah Perdana Menteri Tojo, bertugas untuk mempelajari dan menyelidiki hal hal yang penting dan perlu bagi pembentukan pemerintah Indonesia. Dalam perkembangannya selanjutnya BPUPKI dibubarkan dan diganti nama oleh tokoh pejuang kita , dari BPUPKI menjadi PPPKI atau dikenal dengan Docoritsu Junbi Inkai, dengan penggantian nama ini terkesan bahwa organisasi PPPKI bukan bentukan Jepang tetapi hasil kesepakatan dan perjuangan para tokoh kemerdekaan Indonesia. Peristiwa penting yaitu pertemuan Soekarno ,M Hata dan Rajiman Wedyodiningrat dengan Jenderal Terauchi di Dalat menyampaikan bahwa pemerintah Jepang telah memutuskan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia yang wilayahnya meliputi bekas wilayah Hindia-Belanda.

Pasukan Jepang mulai melemah, kekalahan dan kekalahan diperolehnya dan Amerika semakin kuat, apalagi setelah menarik pasukannya yang ada di Eropa. Serangan Jepang dapat dihentikan oleh tentara Amerika antara lain pada bulan Mei 1942 di pertempuran Laut Koral dan Juni 1942 di Pertempuran Midway. Jepang semakin klepek klepek karena Amerika mengamuk sehingga pada tgl 6 Agustus 1945 AS menjatuhkan Bom Atom pertamanya di Hiroshima . Amerika belum puas juga dan tiga hari kemudian tanggal 9 Agustus Bom Atom kedua mendarat kembali di kota Nagasaki, dua pusat kota pemerintahan Jepang menjadi hancur rata dengan tanah. Akhirnya Ohhhh Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tgl 14 Agustus 1945. Penyerahan kalah itu dilakukan di kapal Missouri pada tanggal 2 September 1945 oleh Kaisar Hirohito(Jepang) dan Jendral Douglas Mc Arthur (Sekutu).

Reorientasi
Berita kekalahan Jepang terhadap Sekutu tidak dapat disembunyikan, dengan perjanjian Post Dam Jepang menyerahkan kekuasaannya kepada Sekutu dan otomatis di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan . Kesempatan ini dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Teks Cerita Sejarah 3

Gempa Bumi Sumatera Barat 30 September 2009
Orientasi

BMKG 30/9/15, Hari ini 6 (enam) tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 30 September 2009 pukul 17:16:09 WIB seluruh wilayah Sumatera Barat merasakan guncangan gempabumi yang sangat kuat, guncangan yang disebabkan oleh gempabumi tersebut juga dirasakan di kota-kota Sumatera lainnya, bahkan guncangan tersebut terasa sampai ke Singapura, Malaysia, Thailand dan juga di Jakarta dengan intensitas III MMI. Gempabumi dengan kekuatan 7.9 SR dengan kedalaman 71 km dan pusat gempa pada 0.84 LS – 99.65 BT ini kurang lebih sekitar 57 Km Barat Daya Pariaman, Sumatera Barat, gempa ini telah memporak-porandakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat khususnya wilayah pantai Barat Sumbar.

Urutan Peristiwa
Melihat hasil peta guncangan (shakemap) yang diakibatkan oleh gempabumi tanggal 30 September 2009, maka intensitas guncangan gempa yang sangat kuat terjadi di Pariaman, Agam, Padang dengan intensitas VIII MMI, berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity merupakan skala ukuran kerusakan akibat gempabumi berdasarkan pengamatan efek gempabumi terhadap manusia, struktur bangunan, lingkungan pada suatu tempat tertentu maka intensitas pada skala VIII MMI ini dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan yang tidak kuat , kerusakan ringan pada bangunan-bangunan dengan konstruksi yang kuat, retak-retak pada bangunan yang kuat, dinding dapat terlepas dari kerangka rumah, sedangkan kota-kota di Sumatera Barat lainnya dengan intensitas VI-VII MMI antara lain di Bukit Tinggi, Padang Panjang,Pasaman, Pasaman Barat, Batu Sangkar, Solok, Solok selatan, dan Pesisir Selatan.

Gempa bumi tersebut telah menyebabkan sedikitnya 1100 orang meninggal, 2180 orang luka-luka dan 2650 bangunan rumah rusak berat/ringan termasuk gedung-gedung kantor, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar, jalan, jembatan dengan kerusakan paling parah sepanjang pantai Barat Sumatera Barat juga telah menyebabkan jaringan listrik dan komunikasi terputus, sebagian besar korban disebabkan karena tertimpa reruntuhan bangunan dikarenakan kontruksi bangunan yang tidak aman,akibat gempa juga terjadi eksodus besar-besaran warga yang tinggal disekitar pantai ke tempat lain karena adanya isu akan datangnya gelombang tsunami.

Wilayah barat pulau Sumatera merupakan salah satu kawasan yang terletak pada pinggiran lempeng aktif dunia hal ini dapat dilihat pada tingginya kejadian gempabumi diwilayah ini karena wilayah ini adalah daerah pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng tektonik Eurasia. Sumber gempa di wilayah ini tidak hanya bersumber dari pertemuan lempeng tektonik tersebut tetapi juga dikarenakan adanya sesar Mentawai (Mentawai Fault System) dan sesar Sumatera (Sumatera Fault System). Dengan adanya 3 (tiga) sumber gempabumi tersebut menambah kompleknya tektonik wilayah Sumatera dan menyebabkan wilayah Sumatera merupakan daerah yang rawan terhadap Gempabumi.

Berdasarkan katalog gempabumi merusak BMKG, ke-tiga sumber gempabumi di Sumatera tersebut, baik gempabumi yang terjadi di Subduksi, sesar Mentawai dan sesar Sumatera telah menyebabkan kerusakan bangunan dan juga korban jiwa, yaitu dimulai pada tahun 1926 gempabumi terjadi disekitar danau Singkarak yang menyebabkan 354 orang meninggal dunia, kejadian gempabumi selanjutnya berturut-turut terjadi pada tahun 1977, 1979, 1993, 1994, 1995, 1998, 2004, 2005, 2007, 2008, 2009 dan 2010. Beberapa gempabumi tersebut disamping menyebabkan kerusakan bangunan juga menimbulkan tsunami.

Reorientasi

Kini setelah 6 tahun berlalu kejadian itu masih teringat pada sebagian besar masyarakat Sumatera Barat karena disamping diantaranya menjadi korban reruntuhan bangunan yang disebabkan oleh gempabumi juga sebagian dari mereka kehilangan keluarga dan harta bendanya dan mereka juga masih trauma dengan kejadian gempabumi 30 September 2009.

Mengingat wilayah Sumatera merupakan wilayah yang rawan terjadinya gempabumi dimana gempabumi juga mempunyai return periode kejadiannya maka dengan melihat kembali sejarah kejadian gempabumi dimasa lalu dapat meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya pemahaman tentang gempa bumi, Mengetahui daerah-daerah rawan gempabumi, respon atau tindakan sebelum,sesaat dan setelah terjadinya gempabumi haruslah dipahami dan yang penting adalah sosialisasi yang menerus kepada masyarakat tentang ancaman bahaya gempabumi serta sosialisasi dari pemerintah pusat daerah dan juga lembaga swadaya masyarakat tentang pentingnya kontruksi rumah aman gempa pada daerah rawan gempa, sedangkan masyarakat yang tinggal didaerah pantai disamping memahami hal tersebut diatas juga mengetahui jalur-jalur evakuasi yang sudah ada disetiap wilayah perkampungan, juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya melakukan evakuasi sesegera mungkin sesaat setelah merasakan guncangan gempabumi yang kuat untuk menjauh dari pantai mencari tempat-tempat yang tinggi.(gst)

TEKS DRAMA (Pengertian, Struktur, Unsur, dan Contoh Teks Drama)

TEKS DRAMA adalah materi bahasa Indonesia yang akan kita pelajari kali ini. Disini kita akan akan membahas segala hal tentang teks drama, diantaranya yaitu pengertian, struktur, unsur, dan contoh teks drama. Teks Drama ini sering sekali kita temui di berbagai tempat, biasanya kita akan menemukan pada suatu pementasan drama seni.

TEKS DRAMA (Pengertian, Struktur, Unsur, dan Contoh Teks Drama)

Pengertian Teks Drama
Teks Drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung (disebut teater) atau tidak dipentaskan di atas panggung (drama radio, telivisi, film). Drama secara luas dapat diartikan sebagai salah satu bentuk sastra yang isinya tentang hidup dan kehidupan yang disajikan atau dipertunjukkan dalam bentuk gerak.

Struktur Teks Drama
Berikut adalah 3 struktur yang membangun sebuah teks drama:

  1. Prolog (adegan pembukaan).
  2. Dialog (percakapan).
  3. Epilog (adegan akhir atau penutup).

Unsur-Unsur Drama

  1. Alur, merupakan rangkaian alur terjadinya drama.
  2. Amanat, pesan nasihat yang terkandung dalam cerita drama.
  3. Tokoh, pelaku yang memerankan seorang tokoh dalam cerita. Penokohan adalah penggambaran watak setiap tokoh. Ada tiga macam tokoh: (1) protagonis tokoh yang meampilkan kebaikan, (2) Antagonis tokoh jahat atau tokoh penentang kebaikan, (3) Tirtagonis tokoh pendukung protagonis.
  4. Tema, adalah ide pokok cerita (gagasan).
  5. Latar, merupakan tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam drama.
  6. Aneka sarana kesastraan dan kedramaan yang mendukung penampilan pelaku dalam suatu drama, misalnya tata panggung dan tata rias

Contoh Teks Drama 1

Liontin

Setting di pinggir jalan disebuah kota yang cukup ramai penduduk. Dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat. Di sore hari. Ramainya suasana di tempat itu muncul seorang remaja yang membawa karung dengan pakaian lusuh dan dekil. Ia berlari sambil berteriak-teriak menuju tengah panggung. Ia merasa kebingungan dan tidak percaya.

Dito muncul dari kejauhan. Ia mengejar Emaknya dan mengambil liontin yang terletak di meja penjual.

Dito     : Emak…. kembalikan ini milikku
Emak   : Apa-apaan kamu ini?
Dito     :Tidak bisa mak, emak tidak bisa menjualnya. Ini barang hasil temuan, tidak jelas pemiliknya
              siapa
Emak    : Sekarang benda itu milik emak, tahu!
Dito      : Bukan mak, ini kepunyaan pemiliknya
Emak    : Iya, emak sekarang yang jadi pemiliknya
Dito      : Tidak bisa mak, titik!
Penjual : Haduh, gimana ini? Jadi atau tidak menjualnya
Emak    : Jadi
Dito      : Tidak
Emak    : Apa-apaan kamu ini? Sok tahu. Dengan uang hasil penjualan benda ini kita bisa menutupi
               kebutuhan kita selama sebulan
Dito      : Tidak emak, kata Pak Ustad menjual barang yang bukan milik kita itu haram mak
Emak    : Ah! Jangan ceramahi emak. Kamu itu masih seumur jagung nak!
Dito      : Katanya itu dosa besar emak. Aku tidak ingin emak masuk neraka Mak!
Emak    : Dito, kamu ini bicara soal dosa. Kamu sekolah saja tidak, tahu apa kamu tentang dosa.
               Orang yang makan bangku sekolah hingga menjadi pejabat saja tak paham akan dosa
Dito      : Tapi mak!
Emak    : Sudah, tidak usah kamu pikirkan. Tidak ada yang merasa dirugikan kali ini. Pemiliknya saja
               mungkin sudah mengikhlaskan benda ini. Toh dia pikir, ia tidak sengaja menjatuhkannya.
               Sudahlah Dito turut saja kata emak.
Penjual  : Iya nak benar sekali kata emakmu. Toh koruptor saja yang merugikan bangsa dan seluruh
                rakyat masih bebas berkeliaran. Mereka masi bisa bersenang-senang. Petantang-petenteng
                dengan uang yang bukan miliknya
Dito       : Dito tidak bisa mak. Dito tidak mau dibesarkan dengan uang haram
Emak     : Kayak orang suci saja kamu ini Dito. Makanya jangan suka bergaul denga orang-orang
                aneh itu.
Dito       : Bukan begitu mak, mereka mengajarkan Dito hal yang benar
Emak     : Sudah, jangan sok mengajari Emak. Tahu apa kamu soal ini. Kamu mau bilang Emak
                serakah, Terserah!
Dito       : Bukan begitu! (diam) Tapi Mak!
Emak     : Walah, tidak usah tapi-tapian. Kembalikan saja liontin itu pada mak
Penjual  : Haduh, mengapa kalian ribut. Jadi atau tidak menjualnya
Emak     : Jadi
Dito       : Saya tetap tidak akan menjualnya
Penjual  : Sudahlah, dari pada kalian ribut. Sebaiknya kalian pulang dulu. Besok datang lagi saja. Jika                 memang ingin menjual liontin ini
Emak    : Kami akan menjualnya kok!
Penjual  : Kalo mau dijual yah silakan
Dito       : Aku tidak mau, akan ku kembalikan dan ku serahkan pada pemilikinya
Emak     : Memangnya kamu tahu pemiliknya?
Dito       : Tidak, tapi yang jelas saya tidak akan menjualnya (pergi)

Menentukan karakter tokoh

Tokoh Emak : karakter tokoh emak bersifat logis, karena ingin memenuhi kebutuhannya ia bersikeras                         menjual barang yang bukan miliknya
Tokoh Dito   : Berusaha bersifat jujur, ia tidak mau menjual barang yang bukan menjadi haknya
Penjual          : merasa bingung karena tokoh Dito dan Emak yang ingin menjual kalung emasnya,

Contoh Teks Drama 2

Sahabat Sejati

Suatu ketika disaat keadilan sudah menjadi kata yang punah. Sedang diadakannya ujian semester. Adi dan Banu duduk sebangku, Sita dan Dini duduk sebangku di depannya, sedangkan Budi duduk sendiri disamping Banu.
Mata pelajaran yang sedang di ujiankan adalah matematika, semua murid terlihat kebingungan dan kewalahan melihat soalnya. Dan terjadi lah percakapan antara 5 sekawan, Adi, Budi, Banu, Sita dan Dini.
Banu:      “Din, aku minta jawaban soal nomor  5 dan 6!”
Dini:         “A dan C”
Sita:         “kalau soal nomor 10,11 dan 15 jawabannya apa Ban?
Banu:      “10 A, 11 D, nomor 15 aku belum”
Adi:          “Huss, jangan kencang-kencang nanti gurunya dengar”
Sita:         “soalnya sulit sekali, masih banyak yang belum aku kerjakan”
Mereka berempat saling contek-mencontek seperti pelajar lainnya. Tapi tidak dengan Budi, ia terlihat rileks dan mengerjakan soal ujian sendiri tanpa mencontek.
Banu:      “Bud,kamu sudah selesai?”
Budi:        “Belum, tinggal 3 soal lagi”
Banu:      “Aku minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budi:        “Tidak Bisa Ban,”
Banu:      “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Dini:         “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Adi:          “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budi:        “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Sita:         “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
Budi:        “Mencontek atau pun memberi contek adalah hal buruk, yang dosa nya sama. Aku tidak mau mencotek karena dosa, begitu pula member contek ke kalian. Aku minta maaf”
Sita:         “Tapi saat ini, sangat mendesak Bud”
Dini:         “Iya Bud, bantu kami”
Budi:        “tetap tidak bisa”
Adi:          “yasudah, biarkan. Urus saja dirimu sendiri Bud, dan kami urus diri kami sendiri.” (marah dan kesal)
Banu:      “biarkan, kita lihat di buku saja”
Banu lalu mengeluarkan buku dari kolong bangkunya secara diam-diam, kemudian melihat rumus dan jawaban di dalamnya. Lalu Sita menanyakan hasilnya.
Sita:         “Bagaimana Ban? Ada tidak?
Banu:      “ada, kalian dengar ya. 15 A, 16 D, 17 D, 18 B, 19 A, 20 C”
Kareana suara Banu yang agak terdengar keras, Guru pun mendengarnya dan menghampiri mereka berempat.
Guru:      “Kalian ini, mencontek terus. Keluar kalian”
Mereka berempat di hukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera.
Banu:      “Aku tidak menyangka akan seperti ini”
Dini:         “Aku juga tidak menyangka, akan dihukum”
Sita:         “Seharusnya kita belajar ya”
Adi:          “Iya, Budi benar”
Banu:      “Disaat seperti ini, baru kita menyadarinya yah!”
Sita:         “Aku menyesal!”
Adi,Dini&Banu:   “Aku juga” bersama
Setelah itu Budi keluar dari kelas dan menghampiri mereka. Kemudian Budi ikut berdiri hormat seperti yang lain.
Dini:         “kenapa bud? Kamu di hukum juga?”
Budi:        “Tidak, aku ingin menjalani hukuman kalian juga.
                                Kita sahabat kan? Aku ingin kita bersama”
Sita:         “aku berharap ini menjadi pelajaran kita semua”
Dini:         “dan tidak kita ulangi lagi”
Adi:          “Kita sahabat sejati”
Lalu mereka semua menjalani hukuman dengan penuh senyum dan tawa. Persahabatan akan mengalahkan segala keburukan.

6 Contoh Teks Drama Pendek (Naskah)

Halo sobat, kali ini admin akan memberikan kalian 6 contoh teks drama pendek dan singkat. Dari sekian contoh teks drama, naskah-naskah drama tersebut diantaranya ada yang bertema persahabatan, komedi dan juga lainnya. Naskah teks drama tersebut ada untuk 5 orang ataupun 6 orang.

Apa itu Teks Drama?
Drama adalah suatu cerita yang dipentaskan di atas panggung (disebut teater) atau tidak dipentaskan di atas panggung (drama radio, telivisi, film). Drama secara luas dapat diartikan sebagai salah satu bentuk sastra yang isinya tentang hidup dan kehidupan yang disajikan atau dipertunjukkan dalam bentuk gerak.

contoh teks drama

Contoh Teks Drama

Naskah Drama 1

Skenario: Didalam skrip drama ini pemain berjumlah 6 orang. Drama ini menceritakan sekelompok pemuda dari keluarga kaya yang tidak mementingkan perasaan orang lain dan selalu menganggap materi adalah yang terpenting. Berikut adalah alur skenario dari drama tersebut.

Sinopsis: 1. Tema : Arti Kehidupan
2. Ritme  :
a) Eksposisi
        Brandon
        Tommy
        Elsa
        Anna
        Ivan
        Helen
b) Permasalahan
Brandon, Tommy, Anna dan Ivan menyingkirkan Elsa begitu saja semenjak gadis itu menjadi miskin.
c) Komplikasi
Elsa berencana untuk bunuh diri karena orang tuanya bangkrut dan teman-temannya meninggalkan dirinya.
d) Catatan 1
Ivan dan Anna menyakiti hati Elsa dengan perkataan mereka.
e) Catatan 2
Helen, kakak Elsa, berbesar hati memaafkan mereka dan itu membuat mereka menyadari kesalahannya.
f) Kesimpulan
Brandon, Tommy, Anna dan Ivan sadar tentang arti kehidupan karena Helen dan kematian Elsa.
3. Karakter:
  • Brandon (Antagonis)
  • Ivan (Antagonis)
  • Helen (Prontagonis)
  • Tommy (Tritagonis)
  • Elsa (Tritagonis)
  • Anna (Tritagonis)
4. Latar
  1. Tempat : Cafe dan Rumah Sakit
  2. Waktu : Siang Hari
Skenario (Dialog)
Brandon : Pesen yang banyak deh! Nanti aku yang bayar. Pokoknya kalian harus makan sampe kenyang.
Tommy  : Baru gajian ya? Kok royal banget sih?
Brandon : Bawel ah! Mau ditraktir nggak nih?
Anna  : Ya jelas mau lah! Hari ini kan giliran kamu yang keluar duit.
Tidak lama kemudian Elsa datang menghampiri meja dimana mereka duduk. Ia baru pamit dari toilet untuk menerima telepon.
Anna  : Elsa kenapa? Kok sedih? Pamali loh sabtu-sabtu murung gitu!
Ivan  : Iya kenapa sih, Sa? Dompetmu hilang?
Brandon dan Tommy tertawa menimpali lelucon Ivan tesebut.
Elsa  : Mamaku barusan telepon. Dia bilang papaku bangkrut. Semua rumah, mobil dan tabungan di bank ludes. (Terisak pelan) kami harus pindah ke tempat tinggal yang lebih kumuh. Parahnya lagi semua kebangkrutan ini karena papa terlibat kasus korupsi dan sekarang dia menjadi buronan polisi (Menangis)
Brandon : HAH? Yang bener?!
Ivan  : Berarti kamu anak buronan?!
Anna  : Kamu jatuh miskin sekarang, Sa?
Brandon, Ivan, Anna dan Tommy memasang raut muka tegang dan memandang hina kepada Elsa yang sedang menangis.
Elsa  : Aku sudah nggak punya apa-apa sekarang, tapi kalian masih mau kan temenan sama aku? Kita kan bersahabat sejak lima tahun lalu.
Anna menjauhkan kursinya yang tadinya berada di dekat kursi Elsa. Ia merapat kearah Brandon yang berada disebelahnya.
Anna  : Ya, kamu tahu sendiri lah, Sa kita ini sekumpulan pemuda-pemuda kaya. Jadi, mana mungkin kamu bisa menuruti gaya hidup kita?
Tommy  : Mending kamu pulang dan tengok keadaan orang tuamu, Sa.
Ivan dan Brandon hanya memandang dingin kearah Elsa. Elsa pun menatap mereka dengan tatapan yang sangat sedih.
Elsa  : Kupikir persahabatan kita selama lima tahun ini berarti. Tetapi kita aku jatuh miskin, kalian menempakku begitu saja!
Brandon : Sudahlah, Sa. Pulanglah. Betul tadi apa kata Tommy. Sudah bagus makananmu kubayari!
Elsa bangkit berdiri dari kursinya kemudian menatap sedih keempat temannya. Kemudian ia meninggalkan mereka dan keluar dari cafe.
Ivan  : Gila si Elsa, masa kita disuruh anggep dia teman sih. Sementara dia udah melarat. Aku jadi nggak nafsu makan.
Brandon : Sama nih, ya udah minta bill aja deh!
Tiba-tiba Anna yang sudah hampir sampai ke mobilnya, berlari menghampiri Brandon dan Ivan.
Anna  : Guys! Barusan aku dapat kabar kalo ada seorang gadis yang ciri-cirinya mirip Elsa hendak lompat dari fly over!
Ivan  : Serius?!
Anna  : Masa kayak gini bohong? Coba cek handphone kalian!
Brandon dan Ivan mengecek handphone masing-masing dan menerima kabar yang sama dari pesan broadcast.
Brandon : Yuk, kita langsung ke fly over itu! Kamu bareng kita aja, Anna! Hubungi Tommy, suruh dia langsung kesana.
Anna, Ivan dan Brandon masuk kedalam mobil. Brandon mengemudikan mobil kearah fly over tempat dimana Elsa hendak bunuh diri. Tiba-tiba di separuh perjalanan, handphone Ivan berbunyi dan raut muka Ivan berubah menjadi sangat tegang.
Ivan  : Guys…. Kita terlambat. Elsa melompat dari fly over tersebut dan ia tewas.
Brandon langsung menghentikan mobilnya. Anna menangis tersedu-sedu di jok belakang mobil.
Ivan  : Kita langsung ke Rumah Sakit Permata Biru aja, jenazah Elsa dibawa kesana.
Brandon menarik nafas panjang kemudia mengemudikan mobilnya kearah rumah sakit itu.
Sesampainya disana, mereka bertiga berlari dan didepan ruang jenazah sudah ada ibu dan Helen, kakak Elsa yang duduk membisu.
Anna berlari memeluk Helen.
Anna  : Kak, maafkan kami. Ini semua salah kami. Kalau kami kasih support ke Elsa, pasti jadinya tidak akan begini. Tetapi kami malah meninggalkan Elsa begitu saja saat ia membutuhkan kami.
Helen membalas pelukan Anna dan mengusap punggung Anna dengan lembut. Helen tidak dapat menahan air matanya.
Helen  : Sudahlah, kami sudah memaafkan kalian. Ini semua sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Aku Cuma memohon agar kalian terus mendoakan Elsa agar ia tenang disana.
Brandon dan Ivan terkesiap menatap Helen yang tidak marah kepada mereka dan malah memaafkannya.
Ivan  : Kami mohon maaf sebesar-besarnya, Kak. Kami pasti terus mendoakan Elsa.
Helen  : Tidak perlu minta maaf terus menerus, Van. Elsa hanya tidak kuat menerima kenyataan bahwa kami semua jatuh miskin. Aku sangat mengerti karena sejak kecil ia hidup dengan bergelimang harta.
Brandon, Ivan dan Anna takjub akan kebesaran hati Helen dan semenjak itu mereka bertekad untuk lebih menghargai orang lain dan tidak menggunakan uang sebagai tolak ukur.

Naskah Drama 2

Sinopsis: Tema kesehatan memang pantas untuk selalu diangkat, mengingat banyak orang yang melepaskan dunia dengan mengalami sakit parah. Hal ini tentu memberikan kita perhatian, sebab dampak ditinggalkan orang terkasih melalui serangan penyakit. Tentunya memiliki nilai trauma tersendiri bagi orang terdekat yang ditinggalkan.
Tema  : Pendidikan
Judul  : Kesehatan Sang Ibu
Pemeran :
  1. Ibu
  2. Fensa
  3. Noftavia
  4. Dokter
Naskah
Suatu ketika handphone Fensa bergetar di pagi hari, suatu hal yang tidak lumrah sebab nomor yang etrtera adalah nomor kakanya, Noftavia. Merasakan ada hal yang aneh, di pagi buta sudah menelfon padahal biasanya cukup mengirimkan pesan singkat. Fensa langsung mengangkat pada deringan yang pertama.
Fensa:”Halo.. Assalamu’alaikum..”
Noftavia:”Wa’alaikumsalam.. Dek, bisa pulang ke rumah sekarang?”
Fensa:”Ada apa mbak?”
Noftavia:”Pulang bisa pagi ini juga?”
Fensa:”Ada apa dulu, aku harus berangkat kerja. Kalau alasan tidak masuk tidak jelas bisa dikeluarkan!”
Noftavia:”Ibu dek, ibu masuik rumah sakit. Diabetesnya ternyata belum sembuh total. Pulang dulu, tengok ibu. Siapa tahu keadaanya bisa lebih baik.”
Seketika tumpah air mata Fensa medengar sang ibu, yang merupakan pecutnya bekerja dengan giat. Kini terbaring di rumah sakit, ketakutan itu seketika muncul. Namun fensa berusaha menepis dengan kuat.
Fensa:”Iya, aku pulang sekarang…!”
Telepon ditutup segera, Fensa langsung menymbar tas punggungnya ia masukkan sepasang baju yang mudah diraih. Membawa barang seperlunya, dan bergegas menuju ke halte bus terdekat. Sepanjang perjalanan, air mata tak bis adibendung seperti air bah banjir Jakarta yang turun dari wilayah Bogor. Fensa sudah tidak peduli dengan sekeliling yang terus mengamati, sebab dalam benaknya hanya ada ibu, ibu, dan ibu. Tidak ada yang lain lagi.
Setelah tiga jam perjalanan yang melelahkan dan panjang, akhirnya Fensa sampai di rumah sakit di kabupaten kota kelahirannya. Ia bergegas memencet nomor kakaknya, Noftavia menanyakan ruang rawat sang ibu.
Noftavia:”Di ruang manggis, kamar no 4 ya dek. Disini ada dokter yang masih memeriksa ibu..”
Fensa:”Iya kak..”
Sampailah Fensa di kamar sang ibu, di samping ranjang ada dokter dan perawat serta kakanya tersayang. Sementara di ranjang pesakitan, kini terbaring tubuh malaikat penyemangatnya selama ini. Kaget Fensa melihat keadaan ibunya, namun sang ibu bukannya terlihat sakit tak berdaya. Justrus eulas senyum tersungging penuh ikhlas dan penawar rasa khawatir.
Fensa:”Ibu wajahnya kok bisa begini?”
Ibu:”Tidak apa-apa..”
Fensa:”Dok, ibu kok bisa begini kenapa?”
Dokter:”Ada komplikasi yang cukup rumit dari diabetes yang diderita ibu anda.”
Fensa:”Apa itu?”
Dokter:”Ada komplikasi di saluran pencernaan, yakni usus dan lambung. Paling para komplikasi di ginjal. Sehingga membuat ibu anda sukar membuang sampah dlaam tubuhnya mbak.”
Noftavia:”Sudah 2 hari kemarin ibu tidak bisa buang air kecil maupun besar, tidak juga bisa keluar keringat dek..”
Dokter:”cairan yang tidak bisa keluar, baik keringat maupun air seni karen aginjal yang terganggu. Mengakibatkan kulit ibu anda menggembung berisi cairan. Untuk sementara mengguankan infus khusus agar bisa kencing dan berkeringat.”
Fensa:”Apakah bisa diatasi dok?”
Dokter:”Untuk sementara bisa dengan infus ini. Namun selebihnya semoga diberikan kemudahan dari-Nya!”
Noftavia:”Saya masih bingung dok, apa penyebab komplikasi ginjal ini?”
Dokter:”Dari hasil pemeriksaan, ibu saudara sepertinya sering mengkonsumsi minuman instan. Padahal tidak baik bagi penderita diabetes, penumpukan ini berakibat pada ginjal ibu anda.”
Terkejut sudah pasti, namun tetap saja hanya bisa tabah dan berusaha menjalani cobaan ini dengan selalu berhusnuzdon pada-Nya. Sang dokter meninggalkan ruangan, beserta perawatanya.
Noftavia:”Tadinya ingin rawat jalan saja agar lebih hemat, tapi dokter tidak mengijinkan. Kondisi ibu tidak stabil dek, obat infus ini mahalnya luar biasa. Ibu juga tidak mau makan nasi, hanya mau makan buah. Itupun tidak seberapa jumlahnya.”
Tangisan kini berderai makin deras, Fensa tidak kuasa untuk tidak menahannya. Merasa bersalah, membiarkan ibunya memperburuk kesehatan yang sudah kurang baik sedari dulu oleh diabetes. Sang ibu memang gemar minum minuman yang manis, apalagi jika minum minuman instan yang praktis cara membuatnya. Namun nasi sudah menjadi bubur, berharap ibunya bisa bertahan dan melalui ini semua adalah jalan yang terbaik.
Fensa:”Soal biaya nanti dipikirkan, sekarang biar ibu sehat dulu.”
Noftavia:”Iya dek, tapi mau dapat uang darimana? Seharusnya kita ikutkan ibu asuransi kesehatan agar tidak tunggang langgang begini.”
Fensa:”Sudah kak, jangan disesali. Kalau sudah rezeki tidak akan kemana, toh ini ibu kita, ibu yang baik. Dan selalu beramal dengan sesamanya. Pasti kita diberikan jalan.
Noftavia:”Semoga saja”
Siang ini kedua saudara saling menguatkan satu sama lain, saling berjanji saat ibu sudah sehat mereka akan memperhatikan hal remeh sekalipun. Tanpa terkecuali perihal minuman yang dianggap sepele.
Ibu:”Kapan sampai sa?”
Fensa:”Barusan bu.. ibu kenapa tidak mau makan? Nanti gak bisa minum obat, kapan sembuhnya?”
Ibu:”gak apa-apa.”
Fensa:”Ibu selalu saja bilang ‘gak apa-apa’. Yang sakit apa bu? Perutnya sakit kalau makan?”
Pertanyaan ini hanya dijawab dengan gelengan, Fensa semakin sedih. Wajah dan sekujur tubuh ibunya terlihat penuh keriput. Karen akulit yang tadinya menggembung karena penumpukan cairan kini tepah kempis dan meinggalkan bekas. Bekas yang sangat menyakitkan, mencerminkan penderitaan ibunya yang tidak perbah diungkapkan kepada kedua putrinya.
Setelah seminggu di rumah sakit, akhirnya sang ibu boleh pulang. Namun setelah melakukan permohonan dengan sangat kepada tim dokter. Sebab keterbatasan biaya, yang membuat merawat di rumah sakit menjadi amat sangat berat. Keputusan yang diambil sudah bulat, ibu akan dirawat di rumah oleh Noftavia. Sebab fensa harus ebkerja untuk mencari biaya berobat sang ibu setiap bulannya. Semakin hari keadaan ibu memang semakin membaik, meskipun sejak keluar dari rumah sakit. Sang ibu suda tidak pernah lagi berpijak di tanah dengan kedua kakinya. Kesehatan itu mahal harganya, sakit berat seharusnya tetap dijaga asupan konsumsi hariannya.

Naskah Drama 3

Suatu ketika disaat keadilan sudah menjadi kata yang punah. Sedang diadakannya ujian semester. Adi dan Banu duduk sebangku, Sita dan Dini duduk sebangku di depannya, sedangkan Budi duduk sendiri disamping Banu.
Mata pelajaran yang sedang di ujiankan adalah matematika, semua murid terlihat kebingungan dan kewalahan melihat soalnya. Dan terjadi lah percakapan antara 5 sekawan, Adi, Budi, Banu, Sita dan Dini.
Dialog
Banu:      “Din, aku minta jawaban soal nomor  5 dan 6!”
Dini:         “A dan C”
Sita:         “kalau soal nomor 10,11 dan 15 jawabannya apa Ban?
Banu:      “10 A, 11 D, nomor 15 aku belum”
Adi:          “Huss, jangan kencang-kencang nanti gurunya dengar”
Sita:         “soalnya sulit sekali, masih banyak yang belum aku kerjakan”
Mereka berempat saling contek-mencontek seperti pelajar lainnya. Tapi tidak dengan Budi, ia terlihat rileks dan mengerjakan soal ujian sendiri tanpa mencontek.
Banu:      “Bud,kamu sudah selesai?”
Budi:        “Belum, tinggal 3 soal lagi”
Banu:      “Aku minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budi:        “Tidak Bisa Ban,”
Banu:      “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Dini:         “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Adi:          “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budi:        “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Sita:         “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
Budi:        “Mencontek atau pun memberi contek adalah hal buruk, yang dosa nya sama. Aku tidak mau mencotek karena dosa, begitu pula member contek ke kalian. Aku minta maaf”
Sita:         “Tapi saat ini, sangat mendesak Bud”
Dini:         “Iya Bud, bantu kami”
Budi:        “tetap tidak bisa”
Adi:          “yasudah, biarkan. Urus saja dirimu sendiri Bud, dan kami urus diri kami sendiri.” (marah                      dan kesal)
Banu:      “biarkan, kita lihat di buku saja”
Banu lalu mengeluarkan buku dari kolong bangkunya secara diam-diam, kemudian melihat rumus dan jawaban di dalamnya. Lalu Sita menanyakan hasilnya.
Sita:         “Bagaimana Ban? Ada tidak?
Banu:      “ada, kalian dengar ya. 15 A, 16 D, 17 D, 18 B, 19 A, 20 C”
Karena suara Banu yang agak terdengar keras, Guru pun mendengarnya dan menghampiri mereka berempat.
Guru:      “Kalian ini, mencontek terus. Keluar kalian”
Mereka berempat di hukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera.
Banu:      “Aku tidak menyangka akan seperti ini”
Dini:         “Aku juga tidak menyangka, akan dihukum”
Sita:         “Seharusnya kita belajar ya”
Adi:          “Iya, Budi benar”
Banu:      “Disaat seperti ini, baru kita menyadarinya yah!”
Sita:         “Aku menyesal!”
Adi,Dini&Banu:   “Aku juga” bersama
Setelah itu Budi keluar dari kelas dan menghampiri mereka. Kemudian Budi ikut berdiri hormat seperti yang lain.
Dini:         “kenapa bud? Kamu di hukum juga?”
Budi:        “Tidak, aku ingin menjalani hukuman kalian juga.
                  Kita sahabat kan? Aku ingin kita bersama”
Sita:         “aku berharap ini menjadi pelajaran kita semua”
Dini:         “dan tidak kita ulangi lagi”
Adi:          “Kita sahabat sejati”
Lalu mereka semua menjalani hukuman dengan penuh senyum dan tawa. Persahabatan akan mengalahkan segala keburukan.

Naskah Drama 4

Judul : patuh pada orangtua.
Tema : sosial.
Jumlah pemeran : Drama 3 orang.
1. Tomy
2. Lisa
3. Sinta
Sinopsis drama
Tomy sedang ngobrol dengan Lisa disebuah taman yang tidak jauh dari rumah mereka. Tomy dan Lisa adalah dua remaja yang sangat patuh pada orangtua. Tidak lama kemudian datanglah Sinta. Sinta adalah sosok remaja yang kurang memperhatikan perintah orangtua dan sering melanggarnya.
Sinta : Eh.. ada apa kok kelihatannya lagi pada serius gitu?
Tomy :Eh kamu Sinta.. nggak kok, Lisa cerita ke aku kalau dia kemarin disuruh Ibunya untuk beli barang kebutuhan dapur, tapi dia kelupaan.
Lisa : Iya, Sinta.
Sinta : Terus? Kenapa gitu aja kok kayak jadi masalah serius gitu buat kamu Lisa?
Lisa : Ya iya dong, itu namanya kan aku nggak ngendahin perintah Ibu aku. Kan nggak baik kalau seorang anak sering nggak memperhatikan perintah orangtuanya.
Tomy : Betul tu.. harusnya Lisa nggak suka lupa gitu.
Sinta : Yea elah.. kalau cuman gutu aja mah aku sering. Ngapain juga urusan kecil gitu aja kalian pikir ampe segitunya.
Tomy : Kok kamu seperti itu sih Sinta? Ya sudah seharusnya dong Lisa menyesal, kan itu nggak bagus namannya. Nggak memperdulikan perintah orangtua.
Sinta : Kalau aku sih, bukan sekali-dua kali saja begituan. Lagian yang namanya nggak ingat mau gimana lagi. Masak setiap orangtua nyuruh kita harus dipenuhin, nggak juga kan?
Lisa : Ya harus dong Sinta. Yang namanya orangtua kalau udah nyuruh kita yang kita harus kerjakan.
Tomy : Ah.. aku sih kalau sempat yang aku kerjain, kalau nggak yang nggak.
Lisa : Itu nggak baik Sinta. Itu namanya kamu anak yang tidak patuh pada perintah orangtua. Kamu harus bisa merubah sikap kamu, ntar kamu jadi anak yang durhaka lagi.
Tomy : Betul kata Lisa itu Sinta. Kamu harus berubah. Jangan membiasakan diri meremehkan perintah Ibu/Ayah kamu. Nggak baik itu.
Sinta : Iya deh.. aku ngerti.

Naskah Drama 5

Sebuah nuansa pagi hari yang cukup cerah. Jenitama dan Voni, dua orang siswa kelas VII sedang asyik membaca buku Biologi diperpustakaan sekolah. Pasalnya nanti siang akan ada ulangan harian mata pelajaran tersebut. Kemudian datanglah Anggira, salah satu sahabat mereka.
Anggira: “Mit, Von, rajin sekali kalian berdua!”
Jenitama: “Iya lah, tugas kita sebagai pelajar kan memang harus belajar. Hehehe…”
Anggira: “Iya juga sih. Eh Oya kalian tahu tidak, ada siswa baru yang akan masuk ke kelas kita hari ini.”
Voni: “Oh ya, siapa namanya? Lelaki atau perempuan?”
Anggira: “Lelaki, tapi aku juga belum tahu siapa namanya dan seperti apa rupanya.”
[Bel sekolah berbunyi]
Jenitama: “Eh ayo masuk kelas!”
[Ketiganya memasuki ruang kelas. Bu Guru masuk bersama seorang siswa baru.]
Bu Guru: “Selamat pagi, anak-anak. Hari ini kita kedatangan teman baru dari Sulawesi, ia akan menjadi teman sekelas kalian. Silakan perkenalkan dirimu, nak!”
Wantara
Wantara: “Selamat pagi, sahabatku. Nama saya Muhammad Wantara. Saya berasal dari Sulawesi.”
Jenitama [berbisik pada Anggira]: “Jauh sekali ya, dari Sulawesi pindah ke Bandung!”
[Anggira hanya mengangguk petanda setuju]
Bu Guru: “Wantara, kamu duduk di belakang Voni ya [menunjuk sebuah meja kosong]. Untuk sementara kamu duduk sendiri dahulu karena jumlah siswa di kelas ini ganjil.”
[Wantara segera duduk di kursi yang disediakan]
Bu Guru: “Ya baiklah, sekarang kita mulai pelajaran hari ini. Buka buku kalian di halaman 48….”
[Pelajaran pun dimulai]
Tiba saatnya jam istirahat. Wantara, yang belum memiliki teman, diam saja duduk di kursinya sambil menunduk. Rupanya belum ada yang mau mendekati Wantara. Semua siswa di kelas itu masih sungkan dan hanya mau tersenyum saja padanya tanpa berani mengajak ngobrol lebih lanjut.
Voni: “Psst, Mit, Nggi, coba lihat anak baru itu, sendirian saja ya!” [berbisik pada Jenitama dan Anggira saat mereka baru kembali dari kantin]
Jenitama: “Ayo kita dekati saja.” [Ketiganya menghampiri Wantara]
Anggira: “Hei, Wantara. Kenalkan, aku Anggira, ini Wantara dan Jenitama [menunjuk kedua temannya].”
[Ketiganya duduk di sekeliling Wantara]
Wantara: “Hai, salam kenal.”
Voni: “Kamu kok tidak jajan ke kantin?”
Wantara: “Aku… Aku bawa bekal makanan [pelan sekali, sambil tertunduk].”
Jenitama: “Oh begitu, rajin sekali kamu, Wan!
[Keempat siswa ini mulai terlibat obrolan ringan sehingga Wantara merasa ditemani]
Saat jam pulang sekolah, Bu Guru memAnggiral Anggira dan Voni yang hendak pulang ke rumah.
Bu Guru: “Anggira, Voni! Ke sini sebentar. Ibu mau menanyakan sesuatu.”
[Anggira dan Voni menghampiri Bu Guru]
Voni: “Ada apa, Bu?”
Bu Guru: “Itu, bagaimana perilaku Wantara di kelas? Apakah ia bisa membaur?”
Voni: “Dia agak pendiam, Bu. Dan suka menunduk saat berbicara.”
Anggira: “Tadi di jam istirahat, kami berdua dan Jenitama berusaha mendekatinya. Kami mengobrol cukup lama, ia anak yang baik kok, hanya saja ia seperti agak kurang percaya diri dan muram.”
Bu Guru: “Hmm… begitu ya. Anak-anak, Wantara adalah salah satu korban selamat tragedi tsunami Sulawesi beberapa bulan yang lalu. Kedua orang tuanya tewas terhempas ombak. Kini hanya tinggal ia dan adik perempuannya, Annisa. Annisa masih duduk di kelas 4 SD, di SD V kota kita ini.”
Anggira: “Ya Tuhan, sungguh berat cobaan yang menimpanya…”
Bu Guru: “Iya. Untungnya, seorang pamannya tinggal di Bandung sehingga ia dan adiknya tinggal di sini. Mereka tergolong masyarakat prasejahtera, sehingga Wantara benar-benar harus berhemat. Pamannya berkata pada Ibu tadi pagi, ia tak mampu memberi uang jajan yang cukup untuk Wantara sehingga Wantara harus bekal nasi setiap hari agar tidak lapar di sekolah.”
Voni: “Oh pantas saja tadi jam istirahat ia tidak ke kantin.”
Bu Guru: “Ya sudah, Ibu cuma mau bilang begitu. Kalian berbaik-baiklah dengannya. Temani dia agar tak merasa kesepian dan terus berduka.”
[Anggira dan Voni pamit kemudian pulang]
Di rumahnya, Voni terus menerus memikirkan teman barunya, Wantara. Akhirnya ia mendapatkan suatu ide. Dikabarkannya Anggira dan Jenitama melalui SMS. Keesokan harinya di jam istirahat….
Voni: “Eh, kalian membawa apa yang aku bilang kemarin, kan?”
Jenitama: “Bawa lah. Yuuuk kita dekati Wantara.”
Anggira: “Wantara, bolehkah kami bertiga makan bersama kamu?”
Wantara: [kikuk dan kebingungan] “Eh, eemm.. boleh saja..”
Voni, Anggira, dan Jenitama mengeluarkan makanan mereka. Ketiganya juga membawa makanan cemilan untuk dimakan secara bersama-sama, tentu saja Wantara juga kebagian. Dengan makan bersama setiap hari, mereka berharap bisa membuat Wantara lebih ceria. Setelah makan…
Wantara: “Terima kasih, sahabatku. Kalian cukup baik kepadaku.”
Jenitama: “Kamu ini bicara apa, sih? Kita kan teman, wajar saja jika kita saling bersikap baik.”
Semenjak saat itu Wantara menjadi semakin kuat karena mendapat dukungan dari sahabat barunya. Siswa-siswi lain di kelas itu pun banyak yang bergabung membawa bekal untuk dimakan bersama-sama pada jam istirahat, dan suasana semakin terasa cukup menyenangkan.

Naskah Drama 6

Judul drama : Wawasan Masa Depan
Jenis drama : Drama singkat
Jumlah pemeran drama : 4 orang
Toni : Jika kalian nanti diberikan pilihan untuk bekerja di sebuah perusahaan besar, namun gajinya rendah dan bekerja di perusahaan kecil tapi gajinya mahal, mana yang kalian pilih?
Linda : Kalau aku, lebih baik di perusahaan kecil tapi gajinya mahal.
Norman : Aku tidak setuju dengan Linda. Lebih baik di perusahaan besar meskipun gajinya kecil, karena kalau bekerja di perusahaan besar masa depan kita kan lebih terjamin kedepannya.
Toni : Kalau kamu Ami? mana yang lebih kamu pilih, di perusahaan kecil gaji besar atau di perusahaan besar gaji murah?
Ami : Kalau bagi aku yang penting itu kan potensi kedepannya. Tidak mengapa gaji murah untuk sementara waktu, asalkan kedepannya lebih menjanjikan.
Toni : Itu artinya kamu lebih memilih untuk bekerja di perusahaan besar dan gajinya kecil daripada di perusahaan kecil yang gajinya mahal.
Ami : Iya, benar.
Norman : Kalau kamu Toni? mana pilihan kamu?
Toni : Kalau pilihanku kurang lebih sama dengan pilihan Ami. Kita bekerja itu kan untuk jangka panjang. Kalaupun gaji kita besar, namun tidak ada jenjang jabatan kan itu juga sebuah kerugian untuk masa depan kita?!
Norman : Iya, benar juga ya kata kamu. Yang paling penting itu kan jangka panjangnya.
Linda : Iya, sepertinya pilihan yang paling tepat dan bijak itu adalah memperhitungkan jangka panjangnya. Kalaupun gaji mahal, tapi hanya bersifat sesaat atau jalan di tempat kan rugi juga kita.
Ami : Ok, sekarang kalian kan sudah tahu kekurangan dan kelebihannya. Makanya, nanti kalau sudah bekerja pilihlah jenis pekerjaan dan perusahaan yang cocok untuk masa depan kalian.
Teman-teman Ami : Sip! kami setuju dengan kamu. Sangat bijak menurut kami.

16 Contoh Teks Dialog Interaktif Terbaru 2016 di TV Singkat

Halo sobat, kali ini admin akan memberikan 16 Contoh Teks Dialog Interaktif terbaru di tv 2016. Disini saya akan memberikan contoh teks dialog interaktif singkat dari berbagai stasiun tv, seperti TV One (Apa Kabar Indonesia), Metro TV (Kick Andy), dan juga Trans TV (Dr. Oz). Dari setiap contoh tersebut juga akan kita lengkapi dengan kesimpulan dari dialog interaktif yang ada pada masing-masing acara talk show tersebut.

Dialog Interakti biasanya dilakukan ketika sedang ada topik yang memang sedang hangat diperbincangkan. Perbincangan pada dialog interaktif di tv biasanya membicarakan suatu hal yang memang penting untuk diketahui oleh masyarakat, contoh topiknya adalah pendidikan, keadaan negara baik itu politik ataupun militer. Dan pada perbincangan tersebut pihak dari stasiun tv yang terkait biasanya akan mengundang seorang pakar yang memang sudah handal di bidangnya.

Contoh Teks Dialog Interaktif di TV Singkat

Berikut akan saya berikan beberapa contoh teks dialog interaktif singkat yang ada di beberapa stasiun televisi seperti tv one, metro tv, dan juga trans tv. Silahkan simak contohnya dibawah ini.

1. Contoh Dialog Interaktif di TV (Trans TV / Dr. Oz)

Topik              : Mabuk Perjalan
Narasumber   : dr. Ryan Thamrin
Bintang Tamu : Tya Aristya
contoh dialog interaktif metro tv mata najwa
Percakapan
dr. Ryan          : “Masih di DR. OZ Indonesia. Kita akan bicara mengenai mabuk.”
Tya                  : “Ha? Mabuk?”
dr. Ryan          : “Mabuk perjalanan.”
Tya                  : “Iya bener.”
dr. Ryan          : “Bicara masalah mabuk perjalanan, nah ini kan menjelang lebaran, tradisi gak bisa ditolak. Oke, bicara masalah mabuk, organ tubuh pada kita itu apa yang bermain kira-kira?”
Tya                  : “Kepala kayaknya, pusing kan?”
dr. Ryan          : “Itu akibatnya pusing.”
Tya                  : “Sama lambung, mual.”
dr. Ryan          : “Sama lambung mual, ya… Terus?”
Tya                  : “Emm… Udah.”
dr. Ryan          : “Udah itu? Sebenarnya yang memegang kendali saat mabuk perjalanan adalah telinga bagian dalam. Nah untuk lebih jelasnya, yuk kita lihat animasinya. Yuk minggir.Nah itu dia tu ya.” (menunjuk animasi gambar telinga)
Tya                  : “Mirip.”
dr. Ryan          : “Pada dasarnya itu di dalam itu ada namanya labirin. Labirin ini saat kita bergerak ke depan ke belakang itu tu labirinnya akan ikut juga. Itu nama organnya labirin. Ke depan ke belakang ke kanan ke kiri. Kita akan lihat lebih dalam lagi, nah di dalam labirin itu ada cairan warna kuning, di cairan warna kuning itu ada rambut, rambut itu adalah reseptor, alat yang mendeteksi setiap gerakan kita. Apabila kita ke kiri, reseptor itu akan ke kiri. Jadi itu adalah pusat dari keseimbangan. Apabila ini mengalami gangguan atau tidak fokus itu akibatnya kita mabuk pejalanan. Pengen tahu?”
Tya                  : “Mau dibawa kemana lagi aku dokter?”
dr. Ryan          : “Namanya juga kita mau perjalanan. Saya akan buat kamu mabuk, Tya. Saya akan kasih tau Anda, pemirsa di rumah dan penonton di studio, kenapa seseorang menjadi mabuk. Itu tadi udah ada animasinya, sekarang kita demo dengan kursi. Nah labirin itu tadi kan ikut bergerak, nah ternyata itu ada hubungannya dengan mata. Di saat saya gerakkan kursi ke kanan ke kiri ke kanan lagi ke kiri lagi, putar…” (menggerak-gerakkan kursi)
Tya                  : “Aaa dokter… Waa puyeng…”
dr. Ryan          : “Kita putar lagi.”
Tya                  : “Waa…”
dr. Ryan          : “Lagi…”
Tya                  : “Aaa dokter… Ini udah puyeng ini dokter. Aduh dokter.”
dr. Ryan          : “Oke, nah ini ada kaitannya dengan mata. Biasanya kalau mata kita mengikuti sendor tubuh, yaitu bergerak ke kanan ke kiri ke depan ke belakang atau mutar itu tidak menimbulkan respons mabuk atau mual. Beda halnya kalau kamu sambil baca.”
Tya                  : “Oke.”
dr. Ryan          : “Kan biasanya ini pemirsa, di saat kita perjalanan darat, laut, udara, tapi kalau udara sih jarang ya kalau mabuk. Tapi ada beberapa orang yang sensitif  juga mabuk terutama yang darat. Kadang-kadang ya boring, 30 hari perjalanan pulang kampung.”
Tya                  : “Ha? Jauh banget?”
dr. Ryan          : “Wah, jauh ya… Kan boring tu berjam-jam, biasanya kan bawa buku sambil baca. Nah gerakan itu tadi sambil baca yuk.”
Tya                  : “Huooo… Ini gimana baca ini dokter, nggak baca aja udah puyeng.”
dr. Ryan          : “Oke, nah Tya, kenapa kalau tadi mata dengan membaca itu mudah mabuk? Karena mata kita itu mensensor tubuh kita itu tidak bergerak. Sedangkan indra di labirin itu mensensor tubuh kita bergerak, jadi kayak ada tolak belakang. Itu yang mengakibatkan kita mabuk perjalanan lebih mudah terjadi. Gitu… jadi solusinya pertama, hindari membaca sambil di dalam mobil atau perjalanan. Yang kedua adalah…Boleh di sini, kasihan kamu duduk mulu.”
Tya                  : “Haha, oke.”
dr. Ryan          : “ Yang kedua adalah apabila Anda lagi tidak puasa, ini bisa mengkonsumsi jahe, terutama permen. Karena apa? Permen itu dapat mengurangi gangguan pada sistem pencernaan seperti mual atau pusing.”
Tya                  : “Permen jahe gitu…”
dr. Ryan          : “Permen jahe, ya… Atau yang ketiga adalah gelang tangan. Gelang tangan ini ada… Apa?”
Tya                  : “Iket rambut.”
dr. Ryan          : “Iket rambut, kok gelang tangan. Ini ada kayak seperti memberi tekanan. Itu bisa diapaki sesuai warna kesenangan Anda mau pilih warna apa, kemudian ditekan di bagian sini, pelan-pelan aja…”
Tya                  : “Deket urat ini?”
dr. Ryan          : “Iya, pelan… pelan… Itu mengurangi sensor atau istilahnya respons dari terjadinya mabuk perjalanan.
                        Itu tadi Tya, beberapa solusi dari hal-hal yang biasanya mengakibatkan mabuk
Tya                  : “Aamiin. Tidak mabuk.”
dr. Ryan          : “Tidak mabuk.”
Tya                  : “Lumayan tipsnya, dokter.”
dr. Ryan          : “Iya sama-sama.
                        Jangan kemana-mana, setelah ini ada beberapa pertanyaan e-mail dan twitter yang akan kami jawab. Tetap di DR. OZ…??”
Tya&Penonton: “Indonesia..!!”

2. Contoh Dialog Interaktif di TV (Metro TV / Mata Najwa)

Nama Acara : Mata Najwa
Stasiun Tv : Metro Tv
Hari/Tanggal : Rabu, 20 Juli 2016
Waktu : Pukul 22.26 WIB
Pewawancara : Najwa

contoh dialog interaktif metro tv mata najwa
Narasumber : Bryan Alexanders
Tema : Vaksinasi Palsu 
Pokok : Korban Vaksin Palsu Tidak Merasakan Kehadiran Pemerintah

Percakapan
Najwa : Apa yang diharapkan oleh orangtua korban?
Bryan : Maaf, sebentar mbak Najwa. Ibu menteri berbicara proses. BPOM berbicara kewenangan, Pers berbicara kewenangan, Ikatan Dokter juga berbicara kurang lebih sama, dan mbak Najwa juga sekarang berbicara itu. Intinya sampai saat ini, kami tidak mendapat apa-apa. tidak ada pemerintah yang datang untuk mediasi kami. Jadi kondisi kami saat ini masih ricuh. Kamiberjuan sendiri mencari keadilan. kalau kata pak Jokowi dari tahun 2003 maka harus diperiksa dari tahun 2003. memang capek dan susah.
maaf mbak Najwa, jikalau semua antibiotik hanya berisi NaCl, hanya berisi laruta hepatitis yang dilencerkan, bagaimana jika itu mengandung virus yang bisa membahayakan bagi kami.
sampai detik ini kami tidak merasakan kehadiran pemerintah. Bahkan di rumah sakit hanya berisi pihak rumah sakit. Tida ada gunanya mbak Najwa. Saya menyampaikan keluahan orang tua. Ada anak yang divaksinasi pada tahun 2007, 2008, dan 2009 sudah kebal antibiotik.

3. Contoh Dialog Interaktif di TV (TV One / Selamat Pagi Indonesia)

Nama Acara : Selamat Pagi Indonesia
Stasiun Tv : TV One
Hari/Tanggal : Jumat, 22 Juli 2016
Waktu : Pukul 07.00 WIB
contoh dialog interaktif tv one selamat pagi indonesia

Percakapan
Penyiar : Pak Jamal, sebagai pakar psikologi, bagaimana Pak Jamal menyikapi permasalahan kenakalan remaja yang tergabung dalam geng motor yang meresahkan itu?
Narasumber : Masa remaja memang masa pencarian jati diri. Setiap remaja merasa ingin diakui di lingkungan pergaulannya. Jika lingkungan itu baik maka remaja akan ikut menjadi baik. Jika lingkungan itu buruk maka remaja pun akan menjadi buruk. Geng motor adalah salah satu lingkungan buruk yang telah menjadikan remaja berterima di kalangan mereka.
Penyiar : Mengapa remaja bisa tergelincir ke lingkungan buruk tadi?
Narasumber : Faktor pendidikan keluarga yang tidak mendukung. Orang tua tidak memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anak. Orang tua hanya memberi tetapi tidak mendidik dengan baik.
Penyiar : Selain itu?
Narasumber : Faktor sekolah yang tidak partisipatif terhadap pengembangan kualitas diri siswa. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, seharusnya menjadi wahana apresiasi dan kreativitas siswa sehingga siswa tidak sempat bermain di geng yang tidak benar.
Penyiar : Adakah yang lebih penting daripada peran orang tua dan sekolah dalam menyikapi hal ini?
Narasumber : Kedua sisi ini, baik orang tua dan sekolah sama pentingnya. Orang tua seharusnya menanamkan akhlak dan keimanan yang kokoh di rumah. Kemudian semua itu dipoles dengan kreativitas pihak sekolah dengan beragam kegiatan untuk siswa yang bermanfaat.

KONJUNGSI: Pengertian, Macam-Macam, dan Contoh Konjungsi

Halo sobat, kali ini admin akan memberikan kalian semua materi konjungsi. Materi konjungsi yang akan saya jelaskan disini diantaranya adalah tentang pengertian, macam-macam, dan juga contoh konjungsi. Konjungsi atau kata penghubung ini sering sekali kita temui pada berbagai macam teks yang telah kita pelajari selama di sekolah. Berikut akan saya berikan materi singkat tentang kongjungsi.

pengertian konjungsi, macam macam dan contoh konjungsi

Pengertian Konjungsi

Konjungsi (kata penghubung) adalah kata tugas yang fungsinya menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf. Kata penghubung antarklausa biasanya terletak di tengah-tengah kalimat, sedangkan kata penghubung antarkalimat di awal kalimat (setelah tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru), adapun kata penghubung antar paragraf letaknya di awal paragraf.

Macam-Macam Konjungsi

Secara garis besar konjungsi terbagi menjadi 3 macam, diantaranya yaitu konjungsi antar klausa, konjungsi antar kalimat, dan konjungsi antar paragraf. Untuk lebih jelasnya mengenai macam-macam konjungsi berikut silahkan simak dibawah ini.
1. Konjungsi antar Klausa
Konjungsi antar klausa terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:
a. Konjungsi koordinatif, yaitu konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status konjuksi setara (sintaksis yang sama). Contoh:
  • Atau (menyatakan pemilihan).
  • Dan (menyatakan penambahan).
  • Tetapi (menyatakan perlawanan).
b. Konjungsi subordinatif, yaitu konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status konjungsi bertingkat (sintaksis yang tidak sama).

Contoh:
  • Andaikan, seandainya, andaikata, umpamanya, sekiranya (menyatakan pengandaian).
  • Agar, supaya, biar (menyatakan tujuan).
  • Jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala  (menyatakan syarat).
  • Seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana (menyatakan pemiripan).
  • Sebab, karena, oleh karena (menyatakan sebab).
  • Biarpun, meskipun, sekalipun, walaupun, sungguhpun, kendatipun (menyatakan konsesif)
  • Hingga, sehingga, sampai(-sampai), maka(nya) (menyatakan akibat).
  • Bahwa (menyatakan penjelasan).
  • Sesudah, setelah, sebelum, sehabis, sejak, selesai, ketika, tatkala, sewaktu, sementara,      sambil, seraya, selagi, selama, hingga, sampai (menyatakan waktu).
c. Konjungsi korelatif, yaitu konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa dan kedua unsur itu memiliki status konjungsi setara (sintaksis yang sama). 
Konjungsi korelatif terdiri dari dua bagian yang dipisahkan oleh salah satu kata, frasa, atau klausa yang dihubungkan. 

Contoh
  • Tidak hanya …, tetapi ( …) juga …
  • Jangankan …, …pun .
  • Bukan hanya …, melainkan …
  • Apa(kah) … atau …
  • (Se)demikian (rupa) … sehingga…
  • Baik … maupun …
  • Entah … entah …
2. Konjungsi antar Kalimat

Konjungsi Antar kalimat adalah konjungsi yang menghubungkan satu kalimat dengan kalimat yang lain.  Oleh karena itu, konjungsi ini selalu memulai satu kalimat yang baru dan selalu huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital karena merupakan awal dari satu kalimat.
Contoh:
– Biarpun demikian/begitu, sekalipun demikian/begitu, sungguhpun demikian/begitu, walaupun demikian/begitu, meskipun demikian/begitu (menyatakan kesediaan untuk melakukan sesuatu).
– Kemudian, sesudah itu, setelah itu, selanjutnya, tambahan pula, lagi pula, selain itu (menyatakan adanya hal, peristiwa, atau keadaan lain di luar hal yang telah dinyatakan sebelumnya).
– Sebaliknya (menyatakan kebalikan dari pernyataan sebelumnya).
– Sesungguhnya, bahwasannya (menyatakan keadaan yang sebenarnaya).
– Malahan, bahkan (menyatakan menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya).
– Akan tetapi, namun, kecuali itu (menyatakan pertentangan dengan keadaan sebelumnya).
– Dengan demikian (menyatakan konsekuensi).
– Oleh karena itu, oleh sebab itu (menyatakan akibat).
– Sebelum itu (menyatakan kejadian yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya).
3. Konjungsi antar Paragraf

Konjungsi antar paragraf adalah konjungsi (kata penghubung) yang menghubungkan satu paragraf dengan paragraf lainnya. Konjungsi ini berfungsi untuk menjadikan suatu paragraf unity, coherent, dan sistematis. Konjungsi ini biasanya berada di awal paragaraf.
Contoh:
  • Terlebih lagi ….
  • Disamping …..
  • Tak hanya sebagai …
  • Oleh karena itu …
  • Berdasarkan …

TEKS CERITA ULANG (Pengertian, Jenis, Struktur, Ciri Kebahasaan, dan Contoh Teks Cerita Ulang)

TEKS CERITA ULANG adalah adalah materi pelajaran bahasa Indonesia yang akan saya jelaskan kali ini. Adapun materi tentang teks cerita ulang yang akan kita pelajari yaitu tentang pengertian, jenis, struktur teks, ciri kebahasaan, dan juga contoh teks cerita ulang yang akan saya berikan dibawah ini. Baiklah langsung saja kita simak materi berikut.

TEKS CERITA ULANG (Pengertian, Jenis, Struktur, Ciri Kebahasaan, dan Contoh Teks Cerita Ulang)

Pengertian Teks Cerita Ulang
Teks Cerita ualng adalah sebuah teks yang menceritakan kepada pembaca mengenai sebuah cerita, aksi, atau aktivitas lampau. Tujuan komunikatifnya adalah melaporkan peristiwa, kejadian, atau kegiatan yang terjadi pada waktu lampau dalam sebuah urutan secara kronologis untuk menghibur atau memberikan informasi kepada pembaca.

Jenis Teks Cerita Ulang
Ada banyak jenis teks cerita ulang, diantaranya yaitu:

  1. Teks Berita.
  2. Cerita Pengalaman.
  3. Biografi.
  4. Autobiografi.
Struktur Teks Cerita Ulang
Struktur teks adalah sebuah gambaran bagaimana sebuah teks dibangun. Adapun struktur yang membagun sebuah teks cerita ulang adalah sebagai berikut.
  1. Orientasi (pengenalan), berisi informasi mengenai siapa,dimana, dan kapan peristiwa atau kegiatan itu terjadi dimasa lampau.
  2. Insiden, merupakan rekaman peristiwa yang terjadi yang biasanya disampaikan dalam urutan kronologis.
  3. Resolusi, berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa atau kejadian yang sedang diceritakan.
Ciri Kebahasaan Teks Cerita Ulang
Ciri kebahasaan yang terdapat pada teks cerita ulang adalah penggunaan konjungsi subordinatif waktu dan verba tingkah laku. Untuk jelasnya sebagai berikut.
  1. Menggunakan kata yang menunjukkan siapa, apa, kapan, di mana, bagaimana.
  2. Verba tingkah laku, adalah verba yang mengacu pada sikap yang dinyatakan dengan ungkapan verbal (bukan sikap mental yang tidak tampak). Seperti kata mengambil pada kalimat.
  3. Keterangan waktu lampau, adalah kata keterangan waktu yang menyatakan waktu lampau atau yang sudah terjadi . Contohnya seperti pernah, sering, biasanya, pagi-pagi, malam-malam, sesudah, sebelum, kemarin, sejak, dari, dan sebagainya.
  4. Menggunakan kata yang menunjukan tempat dan waktu.
Contoh Teks Cerita Ulang

Kejahatan Hipnotis Terjadi di Gerai ATM
Orientasi
Kemarin, seorang ibu rumah tangga nyaris menjadi korban kejahatan hipnotis yang terjadi di sebuah ATM. Peristiwa itu terjadi ketiak ibu tersebut akan mengambil uang  di ATM. Beberapa saat kemudian kawanan perampok yang berjumlah dua orang dengan modus hipnotis tersebut juga masuk ke dalam loket ATM yang terletak di SPBU Binong, Kabupaten Tanggerang.
Insiden 1
Di dalam loket ATM tersebut, pelaku mengarahkan korbannya untuk mengambil uang dengan jumlah banyak. Akan tetapi, aksinya tersebut dicurigai oleh suami korban yang ketika itu menunggu diluar loket ATM. Melihat istrinya dikerumuni dua orang pria, suaminya tersebut kemudian melabrak pelaku. Karena ketahuan, kemudian pelaku kabur meninggalkan loket ATM, termasuk mobil yang dipainya.
Insiden 2
Labrakan suami korban tersebut, mengundang warga lainnya hingga mengejar pelaku yang lari ke perumahan Central Karawaci. Tetapi, setelah dicari oleh warga, pelaku tidak berhasil ditemukan. Polisi yang datang pun sempat mencari namun tidak berhasil menemukan pelaku. Mobil pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Curug. Kepolisian sektor Curug terus melakukan pengejaran terhadap pelakuhipnotis yang sering beraksi di loket Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Resolusi
Peristiwa tersebut merupakan salah satu modus kejahatan di ATM. Di zaman sekarang, hidup yang semakin berat memunculkan kreativitas kejahatan yang beranekaragam. Kejahatan di ATM yang makin marak dengan berbagai modusnya ini, menuntut penggunanya untuk semakin waspada dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru ditemuinya.

Mengulas Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Halo sobat semua, pada kesempatan ini admin akan mengulas cerpen “Emak dan Sepotong Roti”. Materi pembelajaran teks ulasan ini akan kalian pada kelas 8 SMP. Disini admin akan memberikan kalian semua jawaban ulasan cerpen yang berjudul “Emak dan Sepotong Roti” ini mulai dari struktur, tema, plot, karakter, latar, sudut pandang, dan juga unsur ekstrinsik dari cerpen “Emak dan Sepotong Roti” ini.

mengulas cerpen emak dan sepotong roti

Struktur Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Struktur Teks Kalimat
Orientasi Emak dan Sepotong Roti merupakan salah satu judul hasil karya sastra Caswati, yang berupa cerpen. Cerpen karangan mahasiswi jurusan satra di UGM ini menceritakan tentang kisah perjuangan seorang Emak dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia rela melakukan pekerjaan berat demi menyekolahkan kedua putinya, Dani dan Dina. Cerpen tersebut dikarangnya saat mengikuti lomba dalam rangka bulan bahasa dan sastra yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional Pusat Balai Bahasa Yogyakarta pada tahun 2007.
Tafsiran Cerita dalam cerpen ini diawali dengan peristiwa kemarau berkepanjangan yang melanda sebuah desa. Kemarau itu mengakibatkan lahan persawahan dan sungai sumber mata air penduduk desa mengering. Keadaan itu membuat sebagian warga meninggalkan sungai tersebut. Namun beda halnya dengan Emak, ia justru sering mendatangi sungai itu untuk mengumpulkan batu. Sejak suaminya meninggal empat tahun yang lalu, ia harus melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar demi menyambung hidupnya dan menyekolahkan kedua putrinya, Dani dan Dina. Ia tidak ingin anaknya bernasib sama sepertinya

Tapi Emak sedikit beruntung, karena Dani, putri sulungnya selalu membantunya, meski hanya di hari minggu saja, sebab sore hari ia baru pulang sekolah. Namun suatu hari minggu, saat Dani hendak membantu, tidak seperti biasanya, Emak menolak bantuaanya dan menyuruhya untuk pulang. Meski merasa agak aneh, Dani dan Dina bergegas pergi meninggalkan Emak. Tapi belum lama melangkah, mereka mendengar suara jeritan Emak yang tangan kirinya penuh dengan darah akibat terkena palu. Sejak saat itu, Emak tak lagi bisa bekerja dan jadi sangat pendiam. Dani ingin membawa Emak berobat dengan uang sisa hasil penjualan batu, namun Emak selau menolak. Dani pun menuruti kata Emak, ia merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Suatu hari saat Dani berulang tahun, Emak memberinya kejutan sebuah roti tart yang sederhana. Sebelumnya Emak berkata pada Dina agar memberitahu Dani untuk membangunkannya setelah dia pulang. Dani pun langsung membangunkan Emaknya. Namun Emak tak bangun juga. Wajah pucat Emak membuat Dani tersadar kalau ia baru saja kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Sementara Dina hanya memandangi keduanya dengan wajah polosnya.

Evaluasi Cerpen karangan gadis kelahiran 23 September 1989 ini tersusun sangat runtut, sehingga pembaca lebih mudah memhami isinya. Selain itu, kosakata yang digunakan dapat membuat pembaca terlarut dalam cerita. Serta, alu ceritanya yang unik dan berbeda dengan cerpen-cerpen zaman sekarang yang biasanya berisi tentang kisah cinta remaja.

Namun sayangnya, ada beberapa kata yang tak baku dalam cerpen tersebut. Seperti kata gedheg yang seharusnya diganti dengan kata lain dalam bahasa Indonesia yang memiliki arti sama. Sebab, tidak semua pembaca mengetahui apa arti kata tersebut, dan pasti akan terasa lebih enak dibaca.

Rangkuman Tetapi, dengan mengesampingkan kekurangan tersebut, cerpen ini sangatlah cocok untuk remaja Indonesia. Sebab, di dalamnya terkandung banyak pesan yang bermakna, yang dapat memotivasi kita agar semangat menjalani hidup, bersyukur atas segala pemberiaan Tuhan, berbakti kepada orang tua, dan bekerja keras untuk mewujudkan sesuatu yang kita inginkan.

Tema Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Tema cerpen tersebut adalah tentang bagaimana perjuangan seorang ibu, pengarang dapat menyampaikan tema itu melalui tokoh utama, yaitu emak seorang ibu yang bekerja keras membanting tulang untuk menghidupi kedua anaknya.

Plot Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Berikut adalah plot atau alur cerita dari cerpen “Emak dan Sepotong Roti” yang akan saya jelaskan secara singkat dibawah ini.
  1. Pengenalan, cerita dalam cerpen ini diawali dengan peristiwa kemarau berkepanjangan yang melanda sebuah desa. Kemarau itu mengakibatkan lahan persawahan dan sungai sumber mata air penduduk desa mengering. Keadaan itu membuat sebagian warga meninggalkan sungai tersebut.
  2. Timbulnya konflik, namun suatu hari minggu, saat Dani hendak membantu, tidak seperti biasanya, Emak menolak bantuaanya dan menyuruhya untuk pulang. Meski merasa agak aneh, Dani dan Dina bergegas pergi meninggalkan Emak. Tapi belum lama melangkah, mereka mendengar suara jeritan Emak yang tangan kirinya penuh dengan darah akibat terkena palu..
  3. Konflik memuncak/Klimaks, sejak saat itu, Emak tak lagi bisa bekerja dan jadi sangat pendiam. Dani ingin membawa Emak berobat dengan uang sisa hasil penjualan batu, namun Emak selau menolak. Dani pun menuruti kata Emak, ia merawatnya dengan penuh kasih sayang.
  4. Pemecahan, sebelumnya Emak berkata pada Dina agar memberitahu Dani untuk membangunkannya setelah dia pulang. Dani pun langsung membangunkan Emaknya. Namun Emak tak bangun juga. Wajah pucat Emak membuat Dani tersadar kalau ia baru saja kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Sementara Dina hanya memandangi keduanya dengan wajah polosnya.
Jenis alur dari cerpen ini adalah alur maju, karena cerpen “Emak dan Sepotong Roti” ini di ceritakan berurutan secara urut ke depan.

Karakter Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Berikut adalah karakter tokoh emak yang ada pada cerpen “Emak dan Sepotong Roti” yang akan saya jelaskan secara singkat agar dapat lebih mudah dipahami oleh kita semua.
Tokoh utama dalam cerpen ini yaitu seorang ibu (emak) yang bekerja keras membanting tulang untuk menghidupi kedua anaknya. Emak bekerja mulai dari buruh cuci, setelah itu berpindah sebagai buruh tani. Tokoh emak yang penuh rasa tanggung jawab,selalu optimis dalam menjalani hidup dan tidak pernah putus asa dalam menghadapi kehidupannya yang serba sulit.

Latar Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Latar dalam cerpen ini memiliki 3 jenis latar. Diantaranya adalah latar waktu, latar tempat, dan latar suasana. Berikut akan saya berikan apa saja latar yang ada pada cerpen “Emak dan Sepotong Roti”.
a. Latar Waktu
  1. Siang itu begitu terik.
  2. Sejak memasuki kemarau.
  3. Sejak meninggalnya bapak empat tahun lalu.
  4. Seusai mengantar Dina sekolah.
  5. Kebetulan ini adalah hari Minggu.
  6. Azan Asar berkumandang.
  7. Samar-samar dari balik pekatnya malam.
  8. Sekarang sudah memasuki bulan Desember.
b. Latar Tempat
  1. Desa.
  2. sungai.
  3. gunung.
  4. pasar.
  5. bawah sebatang pohon nangka.
  6. bale-bale rumah.
c. Latar Suasana
  1. Bahagia,  Emak tersenyum memandangi punggung anak sulungnya yang tampak bersahaja. Emak tidak menyangka bahwa anak sulungnya telah tumbuh menjadi gadis cantik berhati mulia.
  2. Bingung,  Dani terenyak, bingung memandangi Emak yang tiba-tiba terasa asing. Kenapa? Ada apa?
  3. Terkejut,  Tepat pada langkahnya yang kelima, Dani dikejutkan dengan jeritan Emak yang memantul dari satu sisi tebing yang lain.
  4. Frustasi. Emak memikirkan sesuatu, sesuatu yang membuatnya tampak frustasi.
  5. Khawatir, Jujur, Dani semakin khawatir dengan keadaan Emak.

Sudut Pandang Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Sudut pandang dari cerpen “Emak dan Sepotong Roti” adalah sudut pandang orang ketiga. Berikut penjelasannya.
Orang ketiga: Pengarang tidak terlibat dalam peristiwa cerita. Biasanya pengarang menggunakan tokoh “ia”, “dia”, atau “mereka” sebagai pelaku utamanya. Atau bisa juga dengan menyebut nama tokohnya; “Dina” dan “Dani” misalnya. 

Unsur Ekstrinsik Cerpen “Emak dan Sepotong Roti”

Latar pengarang merupakan keadaan pengarang saat membuat suatu karya sastra.
Caswati, lahir di Jakarta, 23 September 1989 Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gajah Mada, bertempat tinggal di GMNU, Jalan H.O.S. Cokroaminoto TR III/890B, Gg. Ngadimulyo, Sudagaran, Yogyakarta, telepon (0274) 619730

Memberi Komentar: Pengertian dan Contoh Memberi Komentar

Halo sobat semua kali ini saya akan memberikan materi Bahasa Indonesia kelas 9 SMP yaitu Memberi Komentar. Adapun yang akan saya jelaskan kali ini tentang pengertian, hal yang perlu diperhatikan, hal yang perlu dikomentari, syarat sebuah kritikan dan dukungan, dan juga contoh kritikan dan dukungan terhadap suatu karya, baik itu karya seni ataupun produk.

memberikan komentar

Pengertian Memberikan Komentar
Komentar merupakan tanggapan terhadap sesuatu, baik hasil karya maupun produk yang diwujudkan dalam bentuk kritikan ataupun pujian. Komentar ini sering kita jumpai bahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Memberikan Komentar
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memberikan komentar terhadap sesuatu adalah sebagai berikut.

  1. Komentar yang akan disampaikan berupa dukungan atau kritikan.
  2. Memberikan alasan yang kuat disertai fakta dan contoh berkaitan dengan dukungan atau kritikan..
  3. Menggunakan bahasa yang santun, efektif, dan komunikatif sehingga mudah dipahami.


Hal yang Perlu Dikomentari tentang Hasil Karya Seni
Berikut adalah hal-hal yang perlu dikomentari tentang hasil karya seni, diantaranya sebagai berikut.

  1. Tema yang diangkat.
  2. Bahasa yang digunakan.
  3. Berbobot yang tidaknya materi yang disajikan.
  4. Kemanfaatan materi terhadap penggunaan.

Hal yang Perlu Dikomentari tentang Suatu Karya Produk
Berikut adalah hal-hal yang perlu dikomentari tentang suatu karya yang berupa produk, di antaranya sebagai berikut.

  1. Kemasan suatu produk.
  2. Kegunaan suatu produk.
  3. Kesesuaian antara harga dan kegunaan suatu produk.
  4. Efek yang ditimbulkan setelah menggunakan suatu produk.

Syarat Sebuah Kritikan Terhadap Karya Seni
Syarat-syarat sebuah kritikan terhadap suatu karya seni adalah sebagai berikut.

  1. Bersifat objektif atau apa adanya
  2. Bersifat konstruktif atau membangun
  3. Menggunakan bahasa yang efektif dan komunikatif
  4. Memerhatikan etika dan kesopanan dalam berbicara
  5. Disertai saran perbaikan


Syarat Sebuah Dukungan atau Pujian Terhadap Karya Seni atau Produk
Syarat-syarat sebuah dukungan atau pujian terhadap suatu karya seni atau produk, diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Bersifat objektif atau apa pun adanya.
  2. Tidak memihak penghasilan suatu karya atau suatu produk.
  3. Menggunakan bahasa yang efektif dan komonikasi.
  4. Memerhatikan etika dan kesopanan dalam berbicara
  5. Disertai alasan yang benar dan fakta yang ada.
Contoh Memberikan Komentar

Contoh kritik terhadap suatu hasil karya seni
Cerpen berjudul “ Antara Kamu Dan Aku “ merupakan karya seni yang cukup baik. Akan tetapi, ceritanya haanya mengisahkan kehidupan para remaja dari kalangan menengah ke atas atau hanya pada kehidupan orang-orang kaya yang penuh dengan unsure glamour dan hedonis. Cerita tersebut akan lebih baik jika juga mengangkat kisah tentang kehidupan orang-orang miskin atau kalangan bawah sehingga tidak bersifat monoton.

Contoh kritikan terhadap suatu hasil karya berupa produk
Kain batik merupakan produk yang banyak digemari oleh masyarakat, baik di desa maupun di kota. Akan tetapi, saat sekarang banyak kain batik yang kurang memperhatikan kualitas bahan yang digunakan hanya karena alasan untuk meraih untung lebih banyak. Untuk menjaga citra kain batik, hendaknya dalam proses produksinya tetap menggunakan bahan yang berkualitas baik dan dikemas dengan kemasan yang menarik.

Contoh dukungan terhadap suatu hasil karya berupa produk
Novel berjudul Si Jamin dan Si Johan sungguh merupakan hasil karya seni yang bermutu. Hal ini dapat terlihat dari penceritaan tokoh-tokohnya yang sangat menyentuh pembaca.Selain itu,jalan ceritanya mudah diikuti. Bukti lain yang menunjukan bahwa novel tersebut dapat diterima masyarakat adalah sejak terciptanya sudah mengalami cetak ulang sebanyak dua puluh dua kali.

Contoh dukungan terhadap suatu hasil karya beberapa produk
Sepeda pancal merupakan salah satu alat transportasi yang sangat bermanfaat. Selain harganya terjangkau, sepeda pancal tidak menimbulkan polusi udara,menyehatkan tubuh, dan mudah dikendarai.keberadaannya pun sampai sekarang masih banyak dijumpai di masyarakat.

TEKS DESKRIPSI (Pengertian, Struktur, dan Contoh Teks Deskripsi)

Halo sobat semua kali ini kita akan membahas materi bahasa Indonesia yaitu teks deskripsi. Nah adapun yang akan kita bahas pada materi teks deskripsi kali ini yaitu pengertian, struktur, dan juga contoh teks deskripsi. Tapi mungkin pada bagian contoh kali saya tidak akan memberikan teks yang terlalu panjang melainkan akan saya berikan contoh teks deskripsi singkat saja, yang penting kalian dapat memahami apa itu teks deskripsi.

TEKS DESKRIPSI (Pengertian, Struktur, dan Contoh Teks Deskripsi)

Pengertian Teks Deskripsi
Teks deskripsi adalah sebuah teks yang gagasan utamanya disampaikan kepada pada pembaca melalui cara mendeskripsikan dan menggambarkan suatu objek, peristiwa tertentu ataupun tempat secara jelas dan terperinci sehingga dapat membuat para pembaca seolah-olah dapat melihat dan merasakan apa yang oleh penulis berusaha diungkapkan.

Struktur Teks Deskripsi
Struktur teks adalah bagian-bagian terpisah yang membangun sebuah teks hingga menjadi sebuah teks yang utuh. Adapun struktur teks pada teks deskripsi diantaranya yaitu identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi bagian. Untuk lebih jelasnya kalian dapat melihatnya dibawah ini.

  1. Identifikasi, merupakan penentu (penetap) identitas seseorang, benda, dan sebagainya.
  2. Klasifikasi, merupakan penyusunan bersistem dalam kelompok menurut kaidah atau standar yang telah ditetapkan.
  3. Deskripsi bagian, merupakan bagian teks yang berisi tentang gambaran-gambaran bagian di dalam teks tersebut.

Contoh Teks Deskripsi

Ayah memilikwi batu akik yang sangat-sangat ia sukai. Warna batunya merah menyala seperti api, bila terkena sinar matahari akan menyilaukan mata. Batu akik ini sungguh ajaib karena seakan menyala saat lampu mati. Bentuknya bulat dan sangat mewah tidak salah jika Ayah sangat suka dengan batu akiknya ini.

Contoh Majas Hiperbola beserta Maknanya

Halo sobat semua kali ini kita akan mempelajari materi bahasa Indonesia yaitu majas hiporbola. Pada materi ini kita akan memberikan kepada kalian semua beberapa contoh majas hiperbola beserta maknanya. Tapi sebelum kalian melihat contoh majas hiperbola, saya sarankan kalian semua untuk terlebih dahulu membaca pengertian majas hiperbola dan contohnya.

contoh majas hiperbola beserta maknanya

Kalian malas untuk lihat materi pengertiannya dan buka tab baru, hmm oke deh sekarang akan saya jelaskan saja secara singkat apa yang dimaksud dengan majas hiperbola. Majas hiperbola yaitu merupakan majas (gaya bahasa) yang menyatakan sesuatu secara berlebihan. Berlebihan disini bisa berupa bentuk, jumlah, waktu, ataupun ukuran yang biasanya dilebih-lebihkan dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Pengunaan majas ini bertujuan untuk menguatkan kesan makna kata yang sesungguhnya. Majas hiperbola ini biasa kita gunakanan dalam pidato, ceramah, memberikan nasihat,  ungkapan kagum, syair, dan biasa juga kita gunakan dalam percakapan sehari-hari. Berikut akan saya berikan contoh-contoh penggunaan majas hiperbola dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Majas Hiperbola beserta Makna Sebenarnya

1. Ayahku bekerja banting tulang untuk dapat menghidupi keluarga.
Makna: Ayah bekerja sangat keras untuk dapat menghidupi keluarganya.

2. Sudah ribuan kali Agus berkata bohong kepadaku.
Makna: Agus sudah sangat sering sekali berkata bohong kepadaku.

3. Wajah Aulia cantik sekali seperti bidadari dari surga.
Makna: Wajah Aulia sangat cantik dan menawan.

4. Hatiku hancur disaat aku melihat kau sedang bersamanya.
Makna: Hatiku sangat sakit sekali saat aku melihat dirimu sedang bersamanya.

5. Dia berlari secepat kilat.
Makna: Larinya sangat cepat.

Nah sobat itulah dia contoh majas yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin tanpa kita sadari sebenarnya kita juga sering sekali menggunakan majas hiperbola terutama bagi kita yang masih remaja ini. Dan biasanya para remaja menggunakan majas hiperbola ini dalam persoalan cinta.