Macam-Macam Energi dan Contohnya

Halo sobat pada kesempatan ini saya akan berbagi materi pelajaran IPA yaitu macam-macam energi dan contohnya. Dibawah ini akan saya jelaskan kepada kalian pelajar yang masih SMP materi mengenai energi ini karena saya yakin bahwa kalian akan mempelajari energi begitu juga dengan macam-macamnya. Agar kalian juga dapat lebih memahami materi energi ini, maka akan saya sertakan juga lengkap dengan contoh dari macam-macam energi yang ada dalam kehidupan sehari-hari kita ini.

macam macam energi dan contohnya

Macam-Macam Energi dan Contohnya

Energi Kimia

contoh energi kimia kembang api
Kembang api sebagai contoh energi kimia
Energi kimia adalah energi yang dilepaskan selama reaksi kimia. Contoh sumber energi kimia adalah bahan makanan yang kita makan. Bahan makanan yang kita makan mengandung unsur kimia. Dalam tubuh kita, unsur kimia yang terkandung dalam makanan mengalami reaksi kimia. Selama proses reaksi kimia, unsur-unsur yang bereaksi melepaskan sejumlah energi kimia. Energi kimia yang dilepaskan berguna bagi tubuh kita untuk membantu kerja organ-organ tubuh, menjaga suhu tubuh, dan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 
Contoh energi kimia lainnya adalah pada peristiwa menyalanya kembang api. Energi kimia yang terkandung dalam bahan bakar jenis ini sangat besar sehingga dapat digunakan untuk menggerakkan mobil, pesawat terbang, dan kereta api.

Energi Listrik

contoh energi listrik baterai
Baterai sebagai contoh energi listrik
Lampu senter yang kita gunakan dapat menyala karena ada energi listrik yang mengalir pada lampu. Energi listrik terjadi karena adanya muatan listrik yang bergerak. Muatan listrik yang bergerak akan menimbulkan arus listrik. Energi listrik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya sebagai penerangan. Energi listrik juga dapat digunakan untuk menggerakkan mesin-mesin. Energi listrik yang biasa kita gunakan dalam rumah tangga berasal dari pembangkit listrik. Pembangkit listrik tersebut menggunakan berbagai sumber energi, seperti air terjun, reaktor nuklir, angin, atau matahari. Energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik sangat besar. Untuk menghasilkan sumber energi listrik yang lebih kecil, kita dapat menggunakan aki, baterai, dan generator.

Energi Bunyi

contoh energi bunyi lonceng
Lonceng sebagai contoh energi bunyi
Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar. Ketika kita mendengar bunyi guntur yang sangat keras, terkadang kaca jendela rumah kita akan ikut bergetar. Hal ini disebabkan bunyi sebagai salah satu bentuk energi merambatkan energinya melalui udara. Sebenarnya ketika terjadi guntur, energi yang dimiliki guntur tidak hanya mengenai kaca rumah tetapi mengenai seluruh bagian rumah. Akan tetapi, energi yang dimiliki Guntur tidak cukup besar untuk menggetarkan bagian rumah yang lainnya.

Energi Kalor (Panas)

contoh energi panas api unggun
Api unggun sebagai contoh energi panas
Masih ingatkah kamu apa yang dimaksud dengan kalor? Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang dapat mengakibatkan perubahan suhu maupun perubahan wujud zat. Energi kalor biasanya merupakan hasil sampingan dari perubahan bentuk energi lainnya. Energi kalor dapat diperoleh dari energi kimia, misalnya pembakaran bahan bakar. Energi kalor juga dapat dihasilkan dari energi kinetik benda-benda yang bergesekan. Sebagai contoh, ketika kamu menggosok-gosokkan telapak tanganmu maka kamu akan merasakan panas pada telapak tanganmu.

Energi Cahaya

contoh energi cahaya lampu senter
Lampu senter sebagai contoh energi cahaya
Matahari merupakan salah satu sumber energi cahaya. Energi cahaya dapat diperoleh dari benda-benda yang dapat memancarkan cahaya, misalnya api dan lampu. Energi cahaya biasanya disertai bentuk energi lain seperti energi kalor (panas). Bahkan dengan menggunakan sel surya, energi yang dipancarkan oleh matahari dapat diubah menjadi energi listrik.

Energi Pegas

Macam-macam Energi : Energi Pegas 
Semua benda yang elastis atau lentur memiliki energi pegas. Contoh benda elastic antara lain pegas, per, busur panah, trampolin, dan ketapel. Jika kamu menekan, menggulung, atau meregangkan sebuah benda elastis, setelah kamu melepaskan gaya yang kamu berikan maka benda tersebut akan kembali ke bentuk semula. Ketika benda tersebut kamu beri gaya maka benda memiliki energi potensial. Ketika gaya kamu lepaskan, energi potensial pada benda berubah menjadi energi kinetik.
  

Energi Nuklir

Energi nuklir merupakan energi yang dihasilkan selama reaksi nuklir. Reaksi nuklir terjadi pada inti atom yang pecah atau bergabung menjadi inti atom yang lain dan partikel-partikel lain dengan melepaskan energi kalor. Reaksi nuklir terjadi di matahari, reaktor nuklir, dan bom nuklir. Energi yang ditimbulkan dalam reaksi nuklir sangat besar, oleh karena itu energi nuklir dapat digunakan sebagai pembangkit listrik.

Energi Mekanik

Mengapa kaki kita terasa sakit saat kejatuhan buah apel dari atas pohon? Hal itu disebabkan buah apel yang berada di atas pohon memiliki energi. Buah apel yang jatuh dari pohonnya memiliki energi mekanik. Pada saat buah apel masih berada di pohon, energi mekaniknya sama dengan energi potensialnya. Ketika buah apel tersebut jatuh sampai di tanah, energi mekaniknya sama dengan energi kinetiknya. Besarnya energi mekanik merupakan penjumlahan antara besarnya energi kinetik dengan energi potensial.
Energi mekanik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena sifat geraknya. Energi mekanik terdiri dari energi potensial dan energi kinetik.
Secara matematis dapat dituliuskan :

Em = Ep + Ek

dimana Em = Energi Mekanik

Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya (kedudukan) terhadap suatu acuan.
 
Sebagai contoh sebuah batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energi potensial, jika batu kita lepas maka batu akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah atau jatuh. Jika massa batu lebih besar maka energi yang dimiliki juga lebih besar, batu yang memiliki energi potensial ini karena gaya gravitasi bumi, energi ini disebut energi potensial bumi.
 
Energi potensial bumi tergantung pada massa benda, gravitasi bumi dan ketinggian benda. Sehingga dapat dirumuskan:

Ep = m.g.h

dimana :
Ep = Energi potensial
m = massa benda
g = gaya gravitasi
h = tinggi benda

Energi Kinetik

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Makin besar kecepatan benda bergerak makin besar energi kinetiknya dan semakin besar massa benda yang bergerak makin besar pula energi kinetik yang dimilikinya.
Secara matematis dapat dirumuskan:
Ek = 1/2 ( m.v2 )
dimana :
Ek = Energi kinetik
m = massa benda
v = kecepatan benda 

Keterbatasan Energi dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Halo kali ini kita akan membahas keterbatasan energi dan dampaknya bagi kehidupan. Pada pembelajaran mengenai krisis energi ini disini kita akan membahas mengenai sumber energi dan penggunaannya dan juga solusi terhadapa keterbatasan energi atau krisis energi. Baiklah langsung saja kita simak materinya sebagai berikut.

Sumber Energi dan Penggunaannya

Berdasarkan definisi dalam UU RI No. 30 Tahun 2007 Bab I Pasal 1, sumber energi adalah yang dapat menghasilkan energi, baik secara langsung maupun melalui proses konversi. Adapun sumber daya energi adalah sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai sumber energi maupun sebagai energi.

Jenis Sumber Energi Berdasarkan Kelestariannya

Berdasarkan ketersediaannya, sumber energi diklasifikasikan menjadi duam macam yaitu energi terbarukan (reneweble energy) dan energi tak terbarukan (nonreneweble energy). Dibawah ini akan kita jelaskan pengertian dan perbedaan dari sumber energi terbarukan dan sumber energi tak terbarukan.

Keterbatasan Energi dan Dampaknya Bagi Kehidupan

1. Sumber Energi Terbarukan, adalah sumber energi yang bisa diperbarui sehingga dalam penggunaannya dapat dengan cepat dan mudah didapatkan. Pemanfaatan sumber energi terbarukan dapat dalam jangka waktu yang lama dan berkelanjutan. Sumber energi ini memiliki kelebihan tidak mencemari lingkungan. Contoh: energi matahari/surya, energi panas bumi, energi angin, dan energi air.

2. Sumber Energi tak Terbarukan, adalah sumber energi dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaru artinya ketersediaannya di alam ini terbatas karena proses pembentukannya yang memerlukan waktu yang sangat lama. Dalam memanfaatkan energi tak terbarukan harus sangat diperhatikan jumlahnya di alam serta dampaknya bagi lingkungan. Contoh: minyak bumi, gas alam, dan batu bara.

Penggunaan Sumber Energi

Penggunaan sumber energi secara umum baik itu energi terbarukan ataupun nonterbarukan adalah sebagai berikut.

1. Penggunaan Energi untuk Keperluan Industri
Berbagai industru baik industri kecil maupun besar memerlukan sumber energi dalam proses produksinya. Sumber industri yang biasa digunakan adalah minyak bumi, batu bara, atau gas alam. Untuk industri kecil tak jarang juga memanfaatkan sumber energi dari kayu untuk bahan bakar.

2. Penggunaan Energi untuk Keperluan Rumah Tangga
Skala rumah tangga juga memerlukan bahan bakar dalam kegiatan sehari-hari. Untuk sekarang ini pemanfaatan energi dalam rumah tangga antara lain energi listrik dan gas untuk memasak.

3. Penggunaan Energi untuk Keperluan Transportasi
Sektor transportasi juga salah satu sektor yang memanfaatkan banyak energi tak terbarukan.Hal ini karena bahan bakar untuk kendaraan di Indonesia masih didominasi oleh bahan bakar minyak (BBM). Penggunaan untuk sektor transportasi juga menimbulkan beberapa masalah yaitu menimbulkan pencemaran udara.

4. Penggunaan Energi untuk Keperluan Komersial
Penggunaan energi untuk komersial seperti sektor perhotelan, rumah sakit, ataupun rumah makan antara lain listrik, elpiji, BBM, dan gas bumi.

Energi Fosil

Bahan bakar fosil terbentuk jutaan tahun yang lalu ketika tanaman, hewan dan mahluk lainnya meninggal dan dikubur di bawah bumi. Jasadnya secara bertahap berubah selama bertahun-tahun karena panas dan tekanan dalam kerak bumi dan terbentuk batu bara, minyak, dan gas. Selama inisebagian besar sumber energi utama manusia di bumi lebih terfokus pada penggunaan bahan bakar fosil yang telah banyak mengahasilkan gas-gas rumah kaca seperti CO2 dan telah memberikan kontribusi besar bagi pemanasan global.

Saat ini hampir semua kebutuhan energi manusia yang digunakan diperoleh dari konversi sumber energi fosil, misalnya energi untuk pembangkit listrik, industri, dan berbagai macam alat-alat transportasi. Tiga jenis fosil yang banyak dimanfaatkan di Indonesia antara lain sebagai berikut.

Ketersediaan Sumber Energi

Pemanfaatan energi tak terbarukan yang hingga saat ini masih mendominasi penggunaan energi di Indonesia membuat masalah yang sangat serius dalam hal ketersediaan cadangan sumber energi tak terbarukan itu sendiri.  Cadangan minyak bumi, batu bara, atas gas alam suatu saat akan habis di alam ini jika dari sekarang kita tidak memperhatikan pemanfaatannya secara optimal.

Untuk mengatasi krisis energi ini, maka dibutuhkan solusi yaitu dengan menigkatkan pemanfaatan sumber nergi terbarukan di Indonesia. Sumber energi terbarukan di Indonesia saat ini sangat melimpah. Selain itu, pemanfaatan sumber energi terbarukan juga mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Solusi terhadap Keterbatasan Energi

Krisis energi dan berbagai pencemaran yang berdampak sangat negatif bagi lingkungan dan kehidupan manusia mengharuskan kita mencari solusi untuk mengatasau permasalahan tersebut. Secara umum solusi untuk mengatasi permasalahan akibat energi antara lain sebgai berikut.

Penghematan Energi

Dengan cara melakukan penghematan energi dapat mengatasi krisis energi. Penghematan energi dapat menyebablan berkurannya biaya, meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, dan kenyamanan. Selain itu, dengan mengurangi emisi penghematan emisi penghematan energi merupakan bagian penting dari mencegah atau mengurangi perubahan iklim.

Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan sebagai Sumber Energi Alternatif

Indonesia merpakan salah satu negara yang memiliki potensi energi terbarukan yang sangat melimpah. Namun, pada kenyataannya potensi sumber energi terbarukan masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini disebabkan karena saat ini Indonesia masih bergantung pada sumber energi fosil yang sudah jelas menyajikan masalah besar. Sumber energi fosil yang ketersediaannya di alam sangat terbatas juga dapat menyebabkan polusi udara, air dan tanah, serta menghasilkan gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global.

Peraturan Pemerintah No 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasioanal menunjukan bahwa kebijakan pemerintah juga masih kurang mendukung terhadap pemanfaatan energi alternatif atau terbarukan untuk tahun 2025 yang hanya sekitar 15%. Hal ini dapat dilihat dalam bab II Pasal 2 Peraturan Pemerintahan bahwa target konsumsi energi yang digunakan di Indonesia pada tahun 2025 antara lain sebagai berikut.

  1. Minyak bumi kurang dari 20%
  2. Gas bumi lebih dari 33%
  3. Batu bara lebih dari 5%
  4. Biofuel lebih dari 5%
  5. Panas bumi lebih dari5%
  6. Energi baru terbarukan lainnya, khususnya biomassa, nuklir, tenaga air skala kecil, tenaga surya dan angin lebih dari 5%.
  7. Bahan bakar lain yang berasal dari pencarian batu bara lebih dari 2%.

Sumber-sumber energi terbarukan di Indonesia yang layak dikembangkan

  1. Biomassa, yaitu bahan organik yang dihasilkan proses fotosintesis, baik berupa produk maupun buangan. Contohnya tanaman, rumput, pohon, limbah pertanian, ubi, limbah hutan, tinja, dan kotoran hewan.
  2. Biofuel atau bahan bakar hayati, yaitu sumber energi terbarukan yang berupa bahan bakar baik cair, padat, maupun gas yang dihasillkan dari bahan organik.
  3. Panas bumi atau geotermal, yaitu sumber energi terbarukan berupa energi termal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam bumi.
  4. Tenaga air, enegi air merupakan salah satu alternatif bahan bakar fosil yang paling umum. Sumber energi ini diperoleh dengan cara memanfaatkan energi potensial dan energi kinetik yang dimiliki air.
  5. Energi angin, angin adalah gerakan udara yang terjadi ketika naik udara hangat dan udara angin. Energi angin telah digunakan selama berabad-abad untuk kapal layar, kincir angin, dan menggiling gandung. Energi angin ditangkap oleh turbin angin, kemudian digunakan untuk menghasilkan listrik.
  6. Tenaga nuklir, proses reaksi nuklir yang terkendali dapat menjadi sumber energi alternatif yang berpotensi sangat besar, tetapi pendirian pembangkit listrik tenaga nuklir ini sering diprotes oleh masyarakat.
  7. Tenaga surya, matahari adalah sumber energi yang paling kuat. Energi surya dapat digunakan untuk pemanasan rumah, pencahayaan dan pendinginan , pembangkit listrik, pemanasan air, dan berbagai proses indistri lainnya.
  8. Gelombang laut,  Energi gelombang laut adalah energi yang dihasilkan oleh pergerakan gelombang laut menuju daratan sebaliknya.
  9. Pasang Suruh Air Laut, Energi pasang surut adalah energi terbarukan yang dihasilkan oleh pergerakan air laut akibat perbedaan pasang surut.

Latihan Soal Intensitas Bunyi

Setelah sebelumnya kita membahas intensitas bunyi dan penerapan gelombang bunyi, kali kita akan mencoba membahas latihan soal intensitas bunyi. Soal ini saya ambil dari LKS Fisika kelas XII SMA review dan penerapan 5. Oke langsung saja kita simak soal berikut ini.

intensitas bunyi

Soal
1. Taraf intensitas sebuah mesin 25 dB. Jika ada 100 buah mesin yang berbunyi bersama, tentukan taraf intensitas dari 100 buah mesin tersebut!
2.Bunyi mempunyai intensitas 10^-9 W/m^2. Berapa taraf intensitas bunyi tersebut?
3. Taraf intensitas mesin pabrik suatu sumber bunyi pada jarak 100 m adalah 110 dB. Tentukan taraf intensitas bunyi apabila pendengar berada 1000 m dari pabrik!
4. Petasan meledak dengan daya sebesar 200π watt, hitunglah:

  • Intensitas bunyi.
  • Taraf intensitas bunyi pada jarak 4 meter dari lokasi meledaknya petasan.
5. Hitunglah perbandingan intensitas dari kedua sumber bunyi jika selisih taraf instensitasnya adalah 8 dB!

Jawab
1. TI2 = TI1 + 10 log n
TI2 = 25 + 10 log 100
TI2 = 25 + 10(2)
TI2 = 25 + 20
TI2 = 45 dB

2. TI = 10 log I/Io
= 10 log 10^-9/10^-12
= 10 log 10^-3
= 3 x 10 log 10
= 3 x 10
TI = 30dB

3. TI2 = TI1 – 10 log 1000^2 – 100^2

TI2 = 110 – 10 log 100
TI2 = 110 – 10(2)
TI2 = 110 – 20
TI2 = 90 dB
4. a. I = P/A
=P/4πR^2
=200 rw/(4)^2
I = 3,123 W/m^2

Intensitas dan Penerapan Gelombang Bunyi

Kali ini kita akan membahas materi Intensitas. Adapun yang akan kita bahas mengenai intensitas yaitu pengertian intensitas, rumus intensitas bunyi, taraf intensitas bunyi, dan juga penerapan gelombang bunyi. Baiklah mari kita simak materi berikut.

INTENSITAS

Intensitas didefinisikan sebagai energi yang dipindahkan tiap satuan waktu tiap satuan luas. Karena energi tiap satuan waktu kita ketahui sebagai pengertian daya, maka intensitas bisa dikatakan juga daya tiap satuan luas. Secara matematis intensitas dirumuskan sebagai berikut.

I = P/A

Keterangan:
I = intensitas bunyi (W/m2)
P = energi tiap waktu atau daya (W)
A = luas (m2)

intensitas bunyi
intensitas bunyi
Jika sumber bunyi memancarkan bunyi ke segala arah sama besar (isotropik), luas yang dimaksud sama dengan luas permukaan bola, persamaan intensitas dapat dinyatakan : I = P/4πR2.

Taraf intensitas bunyi adalah logaritma perbandingan intensitas bunyi terhadap intensitas ambang. Secara matematis taraf intensitas bunyi dituliskan sebagai berikut.
TI = 10 log I/Io 

Keterangan:
TI = taraf intensitas bunyi (dB)
I = intensitas bunyi (W/m2)
Io= intensitas ambang pendengaran manusia (10^-12 W/m2)

Untuk n buah sumber bunyi identik, misalnya ada n sirene yang dinyalakan bersama bersama, maka besarnya taraf intensitas bunyi dinyatakan:

TIn = TI1 + 10 log n
Jika didengar di dua titik yang jaraknya berbeda, besar intensitas bunyi bunyi di titik kedua bisa dinyatakan sebagai berikut.
TI = TI1 + 20 log (RA/RB)

PENERAPAN GELOMBANG BUNYI

Gelombang ultrasonik dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan, antara lain pada kacamata tunanetra yang dilengkapi dengan alat pengirim dengan alat pengirim dan penerima ultrasonik; mengukur kedalaman laut; dan alat kedokteran, misalnya pada pemeriksaan USG (ultrasonografi).
Manfaat cepat rambat bunyi dalam kehidupan sehari-hari yaitu cepat rambat gelombang bunyi dimanfaatkan oleh para nelayan untuk mengetahui siang dan malam; pada malam hari kita mendengar suara lebih jelas daripada siang hari karena kerapatan udara pada malam hari lebih rapat dibandingkan dengan siang hari.
Resonansi sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan resonansi pada alat musik seperti seruling, gendang, beduk, dan lain-lain.
Manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari, antara lain menentukan kedalaman laut yaitu pada dinding kapal bagian bawah dipasang sebuah sumber getaran (osilator), didekat osilator dipasang alat penerima getaran (hidrofon); melakukan survey geofisika, mendeteksi, menentukan lokasi, dan mengklasifikasi gangguan di bumi atau untuk menginformasikan struktur bumi, mendeteksi lapisan batuan yang mengandung endapan minyak; prinsip pemantulan ultrasonik dapat digunakan untuk mengatur ketebalan pelat logam dan mendeteksi retak-retak pada struktur logam.

Latihan Soal Fisika Pelayangan Bunyi

Kali ini kita akan membahas tuntas Latihan soal Fisika materi Pelayangan Bunyi setelah sebelumnya kita menjawab semua soal latihan efek doppler. Soal pelayanan bunyi ini saya ambil dari LKS Fisika berdasarkan kurikulum 2013 dan ini merupakan soal review dan penerapan 4 dari LKS tersebut. Oke langsung saja kita simak soal berikut yang akan langsung saya sertai dengan jawabannya.

pelayangan bunyi
pelayangan bunyi

Soal
1. Mungkinkah pelayangan itu negatif?
2. Jika dua sumber bunyi masing-masing dengan frekuensi 1800 Hz dan 1600 Hz berbunyi serentak, hitunglah frekuensi pelayangan bunyi!
3. Dua garpu tala dengan frekuensi masing-masing 440 Hz dan 442 Hz dibunyikan bersama-sama. Hitunglah pelayangan yang dapat terjadi setiap sekon!
4. Garpu tala A dan garpu tala B memberikan 4 layangan tiap sekon, sedangkan garpu tala A dan C memberikan 3 layangan tiap sekon. Berapa layangan yang terjadi tiap sekon jika garpu tala B dan C bergetar bersama?

Jawab
1. Tidak.
2. Fn = (1800+1600)/2 = 1700 Hz.
Jadi frekuensi pelayangan bunyi tersebut adalah 1700 Hz.
3. 442 Hz – 440 Hz = 2 layangan
Jadi pelayangan yang terjadi setiap sekon adalah 2 layangan
4. 

Latihan soal Fisika Efek Doppler

Kali ini kita akan membahas tuntas Latihan soal Fisika Efek Doppler setelah sebelumnya kita menjawab semua soal latihan cepat rambat bunyi. Soal ini saya ambil dari LKS Fisika berdasarkan kurikulum 2013 dan ini merupakan soal review dan penerapan 2 dari LKS tersebut. Oke langsung saja kita simak soal berikut yang akan langsung saya sertai dengan jawabannya.

contoh soal efek doppler
efek doppler


Soal dan Jawaban Latihan Soal Efek Doppler

1. Apakah besarnya pergeseran frekuensi gelombang (efek doppler) hanya bergantung pada kecepatan relatif antara penerima dan sumber serta perambatan gelombang bunyi tersebut?
Jawab : 
Tidak, tetapi juga bergantung pada frekuensi yang dihasilkan dari sumber bunyi.

2. Dua mobil A dan B saling mendekat dengan kecepatan 20 m/s dan 25 m/s. Mobil A mengeluarkan bunyi setiap 10 sekon. Jika kecepatan bunyi di udara 345 m/s dan angin bertiup dari B ke A dengan kecepatan 5 m/s berapakah interval bunyi tersebut menurut B?
Jawab : 

Fs = 1/T = 1/10 Hz
Fp = [(345+5)+25]/(350.20) x 1/10
1/interval = 375/330 x 1/10 = 3375/3300 = 0,11 = 11/100
jadi intervalnya 100/11 = 9,09 sekon

3. Sebuah sumber bunyi memancarkan nada dengan frekuensi 600 Hz. Sumber ini bergerak dengan kecepatan 10 m/s menjauhi pendengar. Jika kecepatan bunyi 340 m/s, hitunglah frekuensi bunyi yang didengar oleh pengamat yang berdiri di tanah!
Jawab :
Fp = (340-0)/(340+10) x 600
Fp = 340/350 x 600
Fp = 582,85 Hz

4. Sebuah mobil sambil membunyikan sirene bergerak ke utara dengan kecepatan 36 km/jam. Seorang pengamat duduk di pinggir jalan dan pengamat yang lain mengendarai mobil bergerak ke arah selatan mendekati mobil pertama dengan kecepatan 15 m/s. Kecepatan bunyi di udara 340 m/s. Hitunglah frekuensi yang didengar oleh kedua pendengar itu jika frekuensi sebesar 600 Hz!
Jawab:
Fp1 = (seperti pada soal nomer 3)
Fp2 = (340-15)/(340+10) x 600
Fp2 = 325/350
Fp2 = 557, 14 Hz
5. Sebuah sumber bunyi dengan frekuensi 500 Hz bergerak dengan kecepatan 10 m/s mendekati seseorang yang sedang diam. Angin bertiup dengankecepatan 10 m/s menyongsong sumber bunyi tersebut. Jika kecepatan bunyi di udara 340 m/s, hitunglah frekuensi yang didengar orang yang sedang diam tersebut!
Jawab:
Fp = [(340-10)+0]/[(340-10)-10] x 500
Fp = 330/320 x 500 = 515,62 Hz

Soal Latihan Cepat Rambat Bunyi

Soal Latihan Cepat Rambat Bunyi – Pada kesempatan kali ini saya coba membahas dan menjawab soal latihan yang ada pada LKS fisika dengan standar kurikulum 2013 kelas XII ini. Soal ini saya ambil dari Review dan Penerapan 1 yang ada pada LKS tersebut. Oke langsung saja kita simak soal berikut.

Soal Latihan Cepat Rambat Bunyi
cepat rambat bunyi

Pertanyaan:
1. Apa yang harus dihindari untuk mendapatkan akustik yang baik?

Jawab :
-Gema, karena gema dapat mengikuti suara yang asli sehingga dapat mengganggu bunyi akustik.
-Pemfokusan suara oleh permukaan lengkung. Ini akan berakibat disuatu tempat suara terdengar keras dan ditempat lain tidak.
-Noise, atau gangguan dari bunyi-bunyi mesin, AC, suara dari luar gedung dan lain-lain.

2. Bunyi merambat dari suatu sumber dengan frekuensi 500 Hz dan merambat di udara dengan kecepatan 340 m/s.
a. hitunglah panjang gelombang tersebut!
b. berapa jarak antara pusat rapatan dan pusat renggangan terdekat?

Jawab :
a. Dik : ν = 340 m/s,  f = 500 Hz
    Dit  : λ = ………..?

Hubungan panjang gelombang, cepat rambat dan frekuensi gelombang:
λ = ν / f
λ = 340 / 500 
λ = 0,68 m 


b. jarak antara pusat rapatan dan pusat rengangan = 1/λ
1/2 . 0,68 = 0,34 meter


3. Suatu pipa baja panjangnya 60 m. Andre memukul salah satu ujung pipa dengan palu, Ilham mendengarkan di ujung lainnya. Andre memukul pipa satu kali, tetapi Ilham mendengar dua kali, mengapa?

Jawab: 
Hal tersebut dikarenakan cepat rambat bunyi pada udara dan pipa tersebut berbeda. Sehingga akan ada perbedaan waktu sampainya bunyi kepada Ilham.

4. Suatu sumber bunyi diletaka di suatu titik A pada dinding suatu ruangan. Sebutkan dua alasan mengapa bunyi menjadi lebih lemah ketika kembali ke A dibandingkan dengan bunyi yang meniggalkan A!

Jawab :
Makin lemahnya bunyi karena sebagian energi diserap oleh dinding dan sebagian hilang karena hambatan selama perjalanan.


5. Hamzah berdiri 180 m di depan sebuah gedung tinggi menembakkan pistol ke udara. Doni mendengar dua bunyi berturut-turut dalam selang waktu 1 sekon. Hitunglah kecepatan bunyi jika jarak Doni 350 m di depan gedung tersebut!

Jawab :