Peninggalan Pada Masa Neolitikum Lengkap

Artikel ini membahas tentang peninggalan masa neolitikum yang mungkin Anda cari sebagai bahan bacaan ataupun sebagai bahan dalam mengerjakan tugas sekolah. Zaman neolitikum memiliki arti yaitu zaman batu muda. Pada zaman ini telah terjadi perkembangan secara pesat dalam hal pemenuhan kebutuhan dari manusia. Dari pemenuhan kebutuhan dengan cara food gathering menjadi pemenuhan kebutuhan dengan cara food producting. Pemenuhan kebutuhan ini dilakukan dengan cara bercocok tanam dan memelihara hewan ternak. Kebudayaan zaman neolitikum sendiri berjalan dengan cukup baik. Simak selengkapnya untuk peninggalan masa neolitikum..

Pada zaman ini manusia sudah meninggalkan konsep kehidupan yang selalu berpindah tempat atau nomaden menjadi menetap di suatu tempat di rumah panggung untuk menghindari diri dari bahaya akan binatang buas. Ciri ciri zaman neolitikum yaitu dengan hadirnya inovasi baru. Lumbung padi sudah mulai ada dan dibuat oleh manusia pada zaman ini untuk menyimpan persediaan padi dan gabah. Informasi selanjutnya mengenai peninggalan masa neolitikum yang perlu Anda ketahui dan pahami untuk menambah wawasan serta ilmu pengetahuan.

peninggalan pada masa neolitikum

Peninggalan Pada Masa Neolitikum

Dengan adanya kehidupan di masa ini, tentu terdapat peninggalan dari sisa kehidupannya. Berikut ini merupakan peninggalan – peninggalan dari masa neolitikum :

Kapak Persegi

Kapak persegi ini berbentuk memanjang dengan panampang lintangnya yang memiliki bentuk persegi panjang atau bentuk trapesium. Kapak persegi memiliki beragam ukuran, yang terbesar dari ukuran kapak ini disebut dengan beliung persegi atau biasa disebut dengan cangkul. Ciri ciri kapak persegi dibuat dari batu jenis chalcedon yang sifatnya keras. Kapak ini sudah diberi dengan tangkai kayu sehingga tidak lagi hanya genggam. Untuk pemakaian tangkai ini memberikan dampak kepada kekuatan oleh pengguna yang lebih besar.

Kapak Bahu

Kapak bahu ini sama seperti kapak persegi, yang membedakan hanyalah tangkainya yang diberi leher. Peninggalan zaman neolitikum berupa Kapak jenis ini ditemukan di daerah minahasa. Kapak bahu merupakan salah satu bentuk variasi dari kapak persegi. Fungsi kapak bahu sendiri membantu untuk keseharian. Variasi lain selain kapak bahu yaitu ada kapak tangga, kapak atap, kapak biola dan kapak penara.

Kapak Lonjong

Sesuai dengan namanya, kapak ini memiliki penampang yang berbentuk lonjong atau bulat telur. Ujung dari kapak lonjong yang lancip ini ditempatkan tangkai yang diikat menyiku. Untuk kapak lonjong yang memiliki ukuran besar disebut dengan walzenbeil dan yang kecil disebut dengan henbeil. Ada beberapa kapak lonjong yang dibuat sebagai alat upacara, pembuatan kapak ini juga lebih indah dari biasanya. Persebaran kapak lonjong yang berasal dari asia ke nusantara ini melalui jalur timur yaitu dari arah asia daratan ke cina, jepang, Taiwan, Filipina, minahasa, Maluku, dan juga menuju ke papua.

Gerabah

Gerabah ini dapat digunakan pada keperluan sehari – hari di dalam kegiatan rumah tangga, keperluan untuk upacara, dan berbagai bentuk hiasan yang tentunya dibuat lebih indah dari gerabah yang biasanya. Gerabah ini digunakan sebagai wadah atau tempat yang banyak ditemukan di Sumatra, daerah Yogyakarta, pacitan, kendeng lembu banyuwangi, Tangerang, dan Sulawesi.

Informasi di atas membahas mengenai peninggalan masa neolitikum. Manusia purba di Indonesia yang hidup pada zaman ini telah mengenal peralatan – peralatan yang digunakan untuk keperluan sehari – hari seperti kapak persegi, kapak lonjong, dan lain sebagainya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dijadikan sebagai bahan referensi bagi Anda yang membutuhkan bacaan sejarah dan digunakan sebagai tambahan dalam wawasan serta ilmu pengetahuan bagi Anda. Terimakasih sudah membaca artikel ini !

Klik (X) untuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×