Tugas Agama Iman kepada Hari Akhir

Halo sobat, setelah minggu lalu guru agama saya memberikan materi Iman kepada hari akhir dan juga materi Surga dan Neraka . Ternyata pada minggu ini guru saya memberikan tugas agama tentang Iman kepada hari akhir. Kali ini saya akan membagikan soal dari tugas saya tersebut tentu saja lengkap dengan jawaban nya. Tapi mohon maaf sebelumnya jika mungkin jawaban dari saya masih belum atau kurang tepat. Oke berikut soal tugas agama nya dibawah ini.

Soal
1. Cari tanda-tanda kiamat sugra dan kiamat kubra!
2. Apa fungsi iman kepada hari akhir?
3. Tulis dan artikan Q.S. Al-Baqarah :25 dan cari tafsir dari Q.S. Al-Baqarah :25 tersebut!
4. Hafalkan Q.S.Al-Zalzalah ayat 1-2, Al-Qari’ah ayat 4-5, dan Al-Baqarah ayat 25!

Jawaban

1.  a. Tanda-tanda kiamat sugra (kiamat kecil).

  1. Ajaran Islam kurang diperhatikan dan bahkan ditinggalkan oleh kaum muslimin.
  2. Jumlah ulama (ahli agama) yang sesungguhnya semakin sedikit, sebaliknya banyak orang bodoh yang mengaku ulama dan menyesatkan umat muslim.
  3. Perzinahan dilakukan secara terang-terangan dan sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat luas.
  4. Mabuk mabukan banya dilakukan seolah bukan perbuatan yang diharamkan.
  5. Jumlah wanita lebih banyak dibandingkan dengan pria, dan mereka sudah tidak malu untuk berpakaian setengah telanjang.
  6. Banyak wanita yang berpenampilan seperti pria dan sebaliknya.
  7. Manusia berlomba untuk memperkaya diri dengan cara yang tidak halal.
  8. Para orangtua menjadi budak yang diperilakukan semena-mena oleh anak-anaknya.
  9. Semakin banyak fitnah yang menimpa umat Islam.
  10. Semakin sering terjadi bencana alam, pembunuhan dan peperangan.
  11. Banyaknya perceraian.
  12. Bermewah-mewah dalam membangun masjid sementara jamaahnya sedikit.

b. Tanda-tanda kiamat kubra (kiamat besar)

  1. Waktu berputar semakin cepat, sehingga setahun terasa sebulan, sebulan terasa seminggu.
  2. Matahari terbit dari sebelah barat.
  3. Keluarnya Dajjal, yaitu sosok pembohong yang menutupi kebenaran.
  4. Adanya Ya’juj dan Ma;juj, yaitu segolongan manusia yang memiliki kekuatan besar dan berpikiran sesat.
  5. Turunya Imam Mahdi ke dunia untuk meluruskan syari’at Islam dan mengidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW.
  6. Turunya Nabi Isa A.S yang akan memperjuangkan kebenaran bersama Imam Mahdi. Dialah yang menumpas Dajjal serta mengajak umat manusia untuk mengesakan Allah dan menyembah-Nya.
  7. Hilangnya Al-Qur’an dari mushaf (lembaran-lembaran) dari hati manusia.

2. Fungsi iman kepada hari akhir

  1. Menentramkan hati terutama bagi orang yang mendapat perlakuan yang kurang adil atau sewenang-wenang.
  2. Di dalam hidup di dunia tidak akan tenggelam dalam kemegahan dan tidak iri terhadap kebahagiaan orang lain.
  3. Menambah kesabaran dalam menghadapi berbagai macam cobaan, karena di akhirat semua orang akan menerima balasan yang seadil-adilnya.
  4. Mendorong kepada setiap orang muslim dalam hidup sehari-hari untuk selalu memperbanyak amal kebajikan dan menjauhi segala perbuatan yang jelek.
  5. Mendorong kepada setiap orang muslim agar suka membelanjakan hartanya kearah kebaikan dan menghindari sifat kikir, bakhil, tamak, dan rakus.

3. Tafsir surat al-baqarah ayat 25

tafsir al baqarah ayat 25
tafsir al baqarah ayat 25

 tafsir ayat :

وَبَشِّرِ “Dan sampaikanlah berita gembira” yaitu wahai Rasul dan siapa pun yang berada dalam posisimu,  ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ “kepada mereka yang beriman” dengan hati mereka, وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ “dan berbuat baik” dengan anggota tubuh mereka, maka mereka membenarkan keimanan mereka dengan adanya tindakan nyata dari perbuatan-perbuatan baik mereka, dan perbuatan-perbuatan baik disifati dengan kata shalih karena dengan perbuatan-perbuatan itu akan memperbaiki keadaan seorang hamba, memperbaiki perkara agama dan dunianya, dan penghidupan dunia maupun akhiratnya, serta menghilangkan kerusakan dirinya. Yang pada akhirnya ia menjadi golongan orang-orang yang shalih yang baik karena berdekatan dengan ar-Rahman dalam surgaNya, maka berikanlah mereka kabar gembira, أَنَّ لَهُمۡ جَنَّـٰتٍ۬ “bahwa bagi mereka disediakan surga-surga” yaitu kebun-kebun yang meliputi pohon-pohon yang indah, buah-buahan yang menggiurkan, naungan yang sejuk, dahan-dahan dan ranting-ranting pohon yang rimbun. Dengan itu semua, jadilah ia sebagai taman-taman yang dinikmati oleh orang yang masuk ke dalamnya dan dirasakan orang-orang yang tinggal di dalamnya.


تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ‌ۖ   “yang mengalir sungai-sungi di bawahnya” yaitu sungai-sungai air, susu, madu, dan khamr, di mana mereka mengalirkannya bagaimana pun cara yang mereka kehendaki dan mengalirkannya kemana pun mereka mereka inginkan, dan darinya pohon-pohon itu disiram, hingga tumbuhlah buah-buahan yang bermacam-macam.


ڪُلَّمَا رُزِقُواْ مِنۡہَا مِن ثَمَرَةٍ۬ رِّزۡقً۬ا‌ۙ قَالُواْ هَـٰذَا ٱلَّذِى رُزِقۡنَا مِن قَبۡلُ‌ۖ  “setiap mereka diberi rizki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan, ‘Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu’.” Maksudnya buah-buahan itu sama dari sisi jenis dan sifatnya, semuanya sama rata dalam kelezatan dan keunggulannya, tidak ada buah-buahan yang busuk, dan mereka tidak memiliki waktu yang kosong dari kenikmatan, mereka selalu berada dalam kenikmatan dengan buah-buahannya, dan firmanNya,  وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَـٰبِهً۬ا‌ۖ Mereka diberi buah-buahan yang serupa”. Dikatakan; yang serupa dalam namanya namun berbeda dalam rasanya. Dikatakan juga; serupa dalam warnanya namun berbeda dalam namanya. Dikatakan lagi;  sebagian serupa dengan sebagiannya lagi dalam keunggulan, kelezatan dan kenikmatannya, dan yang terakhir ini mungkin pendapat yang terbaik.


Kemudian ketika Allah menyebutkan tentang kediaman mereka, makanan mereka dari makanan dan minuman, dan buah-buahan mereka, Dia menyebutkan pula istri-istri mereka, lalu Dia menjelaskan tentang sifat mereka dengan sifat yang paling ideal. Dia meringkasnya dan membahasnya seraya berfirman, وَلَهُمۡ فِيهَآ أَزۡوَٲجٌ۬ مُّطَهَّرَةٌ۬‌ۖ “Dan untuk mereka didalamnya ada istri-istri yang suci” dan Dia tidak mengatakan suci dari satu aib saja, demi mencakup segala macam kesucian, mereka itu suci akhlaknya, suci tubuhnya, suci lisannya, suci penglihatannya, akhlak-akhlak mereka penuh cinta yang disukai oleh suami-suami mereka dengan akhlak yang baik, berhias diri yang paling indah dan bertata-krama; baik lisan maupun perbuatan, juga suci tubuh mereka dari haidh, nifas, mani, air seni, kotoran, lendir hidung, air ludah dan bau yang tidak sedap, dan juga suci penampilan mereka dengan kesempurnaan kecantikan, di mana tidak ada aib sama sekali pada diri mereka, tidak pula buruk rupa. Akan tetapi mereka itu baik-baik lagi cantik-cantik, suci lisan dan pandangan mereka, yang sopan lagi menundukkan pandangan mereka terhadap suami-suami mereka, sopan lisan mereka dalam bertutur kata yang jauh dari perkataan yang buruk.


4. Menghapal surat, untuk menghapal surat sobat bisa membaca sendiri di al qur’an maupun di internet.


Itulah tugas agama kelas XII yang telah saya buat, sobat bisa juga melihat materi materi seputar agama dengan klik disini. Mungkin itu sekian dulu tugas kali ini, selamat mengerjakan.

2 Comments

Reply